ISTANA SUSU CIBUGARY CIBUBUR, WISATA ALAM

Istana Susu Cibugary Cibubur adalah Kawasan Wisata Agro Wisata Edukatif Sapi Perah bernuanza Kebun/Taman. Kawasan ini berawal dari peternakan masyarakat betawi di Setiabudi, Kuningan Jakarta Selatan. Peternakan yang merupakan Kantong susu Jakarta di tahun 1980 an  didirikan oleh Kakek kiai Guru Mughni ( Pendiri Masjid Putih, Baitul Mughni di Jalan Gatot Subroto No.Kav. 26, RT.3/RW.3, Kuningan, Setiabudi,  Jakarta Selatan, DKI Jakarta). Usaha ternak sapi perah rakyat Jakarta tersebut sudah ada sejak zaman Hindia Belanda, dan dikelola turun temurun oleh sebagian masyarakat Betawi Jakarta khususnya didaerah Kuningan Timur -Setibudi - dan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Di era tahun delapan puluhan dua daerah tersebut dikenal dengan sebutan kantong susu Jakarta, karena mayoritas usahanya peternak sapi perah dan penjual susu. Seiring perkembangan zaman dan pembangunan Kota Jakarta yang pesat menyebabkan tergerusnya usaha peternakan rakyat tersebut.

Usaha ternak rakyat yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari Ragam budaya masyarakat betawi Jakarta akhirnya tutup buku dari keragaman budaya-budaya betawi yang ada.  Pemda Provinsi DKI Jakarta dengan SK Gubernur no 300 tahun 1986 kemudian membuat Relokasi usaha Peternakan Sapi Perah di daerah Pondok Ranggon-Cipayung - Jakarta Timur. Legalitas SK Gubernur KDKI Jakarta tersebut  dalam rangka pelestarian budaya masyarakat Betawi Jakarta .

Perkembangan berikutnya pada tahun 1990 mulailah pembangunan kawasan diplomatic didaerah Kuningan Timur Jakarta Selatan yang dikenal dengan Kawasan Mega Kuningan yang penuh dengan gedung-gedung pencakar langitnya. Mulai saat itu pula sebagian peternak sapi perah rakyat Jakarta tersebut pindah kelokasi yang Telah ditetapkan Pemda DKI Jakarta didaerah Pondok Ranggon Jakarta Timur. Dari luas area 35 Ha yang ditetapkan dalam SK Gubernur diatas, hanya 11 Ha yang baru direalisasikan dengan 35 petani ternak sapi perahnya dan 1200 ekor sapi. 

Pada tahun 1993, peternakan tersebut pindah ke cibubur di tanah peternakan warisan KH Guru Mughni Kuningan.  Awalnya, peternakan ini tidak memberikan ijin untuk wisata karena berbagai pertimbangan seperti resiko stress sapi dan higienitas susu. Namun akibat makin banyaknya guru-guru Taman Kanak-Kanak sekitar yang membawa anak didiknya untuk mengenal susu murni dan cara memelihara sapi akhirnya pengelola peternakan membuka kawasan tersebut menjadi destinasi wisata alam kandang sapi dengan nama Istana Susu Cibugary dengan tujuan agar anak-anak gemar meminum susu murni. Sebab saat ini masyarakat belum banyak yang tahu bahwa susu baru diperah dapat diminum. Bahkan jika sering mengkonsumsi susu murni maka akan meningkatkan pertumbuhan, kekebalan dna kecerdasan, dan daya tahan tulang.

Inovasi dan kreatifitas Putra petani ternak sapi perah rakyat Betawi Jakarta terjadi pada tahun 1996. Mereka menciptakan kawasan Wisata Agro Edukatif Farm Ternak Sapi Perah Rakyat Jakarta dengan nama Istana Susu Cibugary ( Cibubur Garden Dairy) yang mengandung arti Kebun Susu Cibubur. Kata Cibugary dalam Istana Susu Cibugary merupakan kependekan dari Cibubur Garden Dairy.

Wisata Agro Edukatif ini didirikan dengan kekhasan tersendiri yaitu berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan nuansa dan suasana alam kandang sapi perah rakyat yang sesungguhnya. Selain itu juga sebagai media informasi dunia susu segar murni sapi perah untuk masyarakat luas agar terbangun keseharian hidup gemar konsumsi secangkir susu segar murni dikemudian hari kelak.

Wisata Agro Edukatif Farm Ternak Sapi Perah Rakyat Jakarta, Istana Susu Cibugary Selain menjadi media edukasi dan media informasi masyarakat dan dunia Pendidikan Jakarta dan sekitarnya juga menjadi potret sejarah budaya masyarakat Betawi Jakarta yang perlu dilestarikan adanya oleh kita semua dan segenap pemangku kebijakan Pemda DKI Jakarta tentunya. Juga sebagai pelopor GERAKAN PUTIH INDONESIA gemar konsumsi secangkir susu segar murni setiap hari, dari kandang-kandang ternak sapi perah rakyat Indonesia. Menuju INDONESIA PUTIH yang sehat,kuat dan cerdas dimasa yanga akan datang. Diakhiri dengan doa, "Semoga dari Saung-saung Kecil Istana Susu Cibugary akan lahir Satu Juta Peternak Sapi Perah di seluruh Indonesia.   

Istana Susu Cibugary berupa peternakan sapi perah yang dikelilingi kebun dan taman. Di sana juga terdapat kolam besar yang dinamai Kolam Arwana. Di atas kolam terdapat saung yang cocok digunakan untuk menikmati pemandangan area peternakan dan sekitarnya. Tempat wisata tersebut sangat cocok dijadikan destinasi wisata edukatif. Maka tidak mengherankan jika setiap tahun banyak siswa dari berbagai tingkat sekolah berkunjung ke sana.

Tahun 1996, pengelola memberikan tarif murah Rp. 20.000,- per orang untuk pengunjung yang mayoritas anak-anak ini. Biaya ini dirinci yaitu : Rp. 10.000,- untuk biaya sapi stress,  Rp. 5000,-  untuk pemandu dan Rp. 5.000,- untuk biaya minum susu di Lokasi. Tarif ini kemudian naik hingga saat ini menjadi Rp.50.000,- s.d Rp.100,000,- dimana pengunjung dapat Minum susu bersama, memperoleh  materi kelas, Touring ke kandang sapi, memberi makan rumput, memerah susu dan oleh-oleh tas goodie bag. Namun pengunjung tidak dapat menikmati fasilitas tersebut jika datang sebelum melakukan konfirmasi ke pihak pengelola.   

Saat ini pengelola Cibugary ditangani oleh Cucu Kyai Mughni yaitu,  Rachmat Albaghory yang telah menekuni dunia sapi sejak kelas 4 SD dari orang tuanya, Alm. H Solahudin sebagai pemilik. Menurut Rachmat, pengunjung Cibugary saat ini sudah berdatangan dari berbagai penjuru dunia seperti Australia, Bangkok, Singapore, Malaysia, Pakistan, Turki, Amerika Serikat, Rusia. Bahkan beliau pernah diwawancarai Radio Perancis. Dari Indonesia tokoh-tokoh Indonesia pun sudah banyak yang berkunjung seperti Gubernur Sumatera Selatan, Alex Nurdin, Deputy Gubernur Agus Suradika, dan Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana. Sedangkan Public Figure yang pernah berkunjung adalah Mona Latuliu, Ola Ramlan, Almarhum Julia Perez, Cesar, dll. Semua televisi nasional pun sudah menyiarkan perihal keberadaan wisata Cibugary ini. Menurut Rachmat yang paling sering adalah Trans TV .

Kawasan Peternakan susu Cibugary saat ini mampu memproduksi 10 ton susu per hari dari 1200 ekor sapi yang berada di kawasan 11 hektar dengan petani peternak sapi sebanyak 35 orang Putra Asli Betawi. Produksi susu itu disuplay ke Industri Pengolahan Susu (IPS])yg ada di Jakarta dan sekitarnya. Di kawasan tersebut pengelola juga membuat home industry seperti susu pasteurisasi, keju, yoghurt dan susu plant yang dapat dibeli pengunjung.   

1. no 0877 sdh tdk aktifdiganti 0812921253
2. KH Mughni di tambah dgn KH Guru Mughni Kuningan
3.  tanpa menyebut nama indomilk atau frisian flag. Sementara itu pak masukan dari saya

 Istana Susu Cibugary dibuka sejak Pukul: 06:00 WIB dan tutup Pukul 17:00. Istana Susu Cibugary ini telah memiliki SK Walikota di tahun 2017 sebagai  destinasi wisata alam kandang. Namun mereka berharap pihak Dinas Pariwisata dan Budaya DKI  Jakarta dapat meningkatkan informasi kawasan ini baik melalui media digital ataupun media luar ruang seperti pemasangan Banner sebagai penunjuk arah lokasi. 

Office :

Komplek Peternakan DKI Blok C No. Rt 01 Rw 02, Pondok Ranggon Cipayung Jakarta Timur

Contact Person :
Rahmat : 0812921253