Grand Wijaya Center, Bangunan Umum

Grand Wijaya Center adalah komplek pertokoan dan perkantoran yang terdiri dari ratusan bangunan ruko (rumah toko) yang terletak di Jl. Wijaya II, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Grand Wijaya Center dibangun pada tahun 1980-an dan lokasinya berada tidak jauh dari kantor Mapolres Jakarta Selatan. Ruko-ruko di Grand Wijaya Center banyak digunakan sebagai kantor, lembaga pendidikan, rumah makan hingga pusat hiburan. Pada tahun 1990-an Grand Wijaya Center dikenal karena keberadaan bioskop Empire 21 yang berada di bawah jaringan bioskop 21. Pada saat itu bioskop Empire 21 menjadi tempat favorit warga Jakarta Selatan untuk menyaksikan hiburan film karena jumlah bioskop modern yang masih terbatas di daerah Jakarta Selatan.

 Pada bagian bawah bioskop Empire 21, terdapat toko mainan Toys City yang cukup terkenal di kalangan anak-anak Jakarta Selatan karena memiliki koleksi mainan yang cukup lengkap dan ruangan toko yang cukup luas. Pada tahun 1990-an Toys City Grand Wijaya Center juga dikenal karena memiliki lintasan balap mobil mainan Tamiya yang cukup besar dimana belum banyak tempat di Jakarta yang memilikinya saat itu. Hampir setiap akhir pekan, puluhan anak-anak hingga orang dewasa unjuk kebolehan memainkan dan memodifikasi mobil mainan Tamiya milik mereka di lintasan yang dimiliki oleh Toys City.

 Krisis Moneter tahun 1997 turut berdampak terhadap bioskop Empire 21 serta Toys City karena daya beli yang turun membuat pengunjung juga semakin berkurang. Toys City yang awalnya menyewa ruangan yang cukup besar dan luas, akhirnya hanya mampu menyewa ruangan yang tidak terlalu besar dan produk mainan yang dijual semakin terbatas. Demikian halnya dengan bioskop Empire 21 yang harus kalah bersaing dengan kemajuan teknologi VCD dan DVD. Keduanya akhirnya tutup pada tahun 2000-an.

 Grand Wijaya Center sempat mengalami insiden pada hari Kamis, 12 Juli 2018 dimana saat itu muncul ledakan dari salah satu ruko yang mengakibatkan kerusakan pada 11 ruko lainnya. Menurut keterangan polisi, ledakan bersumber dari kebocoran tabung elpiji ukuran 12 kg pada ruko perusahaan konsultan properti.