Edi Sedyawati

Penari, ilmuwan dan birokrat seni, bemama lengkap Edi Sedyawati binti Imam Sudjahari dilahirkan di Malang, 28 Oktober 1938. Lulus dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Arkeologi pada tahun 1963. Mendapat pendidikan tambahan kursus Ethnomusikologi dari East-West Centre, 1975. Minatnya terhadap tari Jawa didorong oleh ayahnya, juga dari Profesor Tjan Tjoe Siem (Guru Besar dalam Sastra Jawa) dan RM Kodrat Purbapangrawit (ahli Karawitan dan Tari Jawa). Sedangkan minatnya mempelajari sejarah tari Jawa dirangsang oleh Prof. Dr. RM Soetjipto Wirjosoeparto yang menugaskan membuat skripsi Sarjana Muda mengenai relief-relief tari Candi Rara Jonggrang, Prambanan.

Setelah lulus sebagai sarjana sastra, ia mengajar di FS UI dan Departemen Tari Institut Kesenian Jakarta. Pernah menjabat Ketua Jurusan, Ketua Akademi Tari LPKJ, Pengurus Harian DPH Dewan Kesenian Jakarta (1972-1977 dan 1982-1990), Pejabat Ketua Bidang Koreografi Lembaga Musikologi dan Koreografi, Departemen P dan K, Ketua Seksi Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Pernah mendapat hadiah mengarang dalam rangka 17 Agustus 1951 dari Kotapraja Jakarta. Semasa mahasiswa mengasuh majalah Tari dan lembaran tari majalah Trio. Sejak tahun 1969 menulis sejumlah artikel dan ulasan tari di Sinar Harapan, Kompas, Budaya Jaya dan Tempo. Banyak melakukan penelitian bidang ikonografi dan sejarah tari, antara lain: Gaya dalam Seni Area Klasik, Tari dalam Sejarah Kesenian Jawa dan Bali Kuno. Pada tahun 1993 menjabat sebagai Dirjen Kebudayaan; dan pada masanya pula memprakarsai diselenggarakan Art-Summit I dan II pada tahun 1995 dan 1998 dengan mutu tingkat internasional.