Duri Kepa, Kampung

Duri Kepa merupakan salah satu pemukiman penduduk di Jakarta yang cukup padat. Duri Kepa berada di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Di kawasan ini terdapat banyak pertokoan yang memadati jalan raya. Sebagian besar penduduk di wilayah ini merupakan orang-orang Betawi, dan sebagian lagi merupakan pendatang dari Jawa, Sunda, serta etnis Tionghoa.

Asal usul nama Duri Kepa berasal dari jenis pepohonan yang tumbuh pada masa lalu. Dulu di kawasan ini banyak tumbuh pohon Kepa (syzgium polycephalum) yang sejenis jambu-jambuan. Di beberapa daerah lain, orang Betawi menyebut dengan Gohok. Orang sunda menyebutnya Kupa Beunyeur, sedangkan orang Jawa menyebutnya Gowok atau Dompyang. Pohon Kepa ditanam untuk diambil buahnya dan dijual dipasar untuk dimakan dalam keadaan segar. Tumbuhan ini juga biasanya tumbuh secara liar di hutan-hutan sekunder dengan ketinggian antara 200-1800 meter. Selain untuk dimakan, buah ini juga dapat digunakan sebagai bahan bangunan dan perabot rumah tangga.

Banyaknya pohon Kepa yang tumbuh di wilayah ini, hingga halaman rumah warga pun tumbuh pohon tersebut. Hal tersebut membuat orang-orang pada dulu kala menyebut wilayah ini dengan sebutan Kepa. Namun tidak diketahui mengapa saat ini orang-orang menyebutnya dengan Duri Kepa. Diketahui pohon Kepa tidak memiliki duri. Saat ini, di wilayah Duri Kepa sudah tidak ditemukan lagi pohon Kepa. Namun demikian, nama Duri Kepa sudah melekat menjadi nama wilayah tersebut.