Drs. Hj. Ida Fauziyah, Tokoh

 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziah dipercayai Jokowi untuk menjadi menteri ketenagakerjaan di Kabinet Indonesia Maju. Ida pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU.  Ida Fauziah adalah wakil rakyat sejak 1999 hingga sekarang atau 20 tahun duduk di kursi DPR. Perempuan kelahiran Mojokerto 17 Juli 1969 ini pernah menjadi Ketua Fraksi PKB di DPR. Ida menyebutkan dirinya dihubungi oleh pihak istana pada Senin(21/10/2019) malam dan mengaku diajukan oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar untuk mewakili partai tersebut  berpartisipasi membantu Presiden Jokowi. Sebelumnya, kementerian ketenagakerjaan juga diisi oleh politisi asal PKB yaitu, Hanif Dhakiri. Di PKB, Ida Fauziyah pernah menjabat berbagai jabatan. Dia pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR RI hingga Wakil Ketua Umum DPP PKB.

Sebelum berkecimpung di dunia politik,  Ida sempat menjadi guru dan mengajar di MPAK Jombang pada 1994, SMP YPN (1996-1998), dan SMU Khadijah Surabaya (1997-1999). Ida merupakan Alumni IAIN Sunan Ampel dan Universitas Satyagama mengambil jurusan Ilmu Pemerintahan. Semasa kuliah, Ida merupakan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan juga aktif di Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Korpri) PMII. Ida adalah  Pengurus Pusat Fatayat NU sejak 2010 hingga sekarang.

Pengalaman organisasinya di KORPRI PMII Jawa Timur telah menempanya menjadi perempuan percaya diri. Ada yang khas dalam dirinya. Ia tampil sebagai sosok perempuan Jawa yang ideal karena kesantunan dan kelembutannya. Ida menjadi salah satu politisi perempuan cukup senior dan disegani di parlemen. Selain karena tiga periode berturut-turut selalu masuk ke senayan, pengalaman dan dedikasinya membuatnya semakin diperhitungkan dalam kancah politik nasional. Ida menjadi anggota DPR untuk pertama kalinya pada tahun 1999. Di usianya yang masih muda, dia pernah memimpin sidang paripurna DPR RI masa bakti 1999-2004. Ia pun terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU, sebuah badan otonom perempuan di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang memiliki akar kuat sampai ke pelosok.

Selama di DPR,   Ida menjadi Wakil Ketua Bidang Legislasi (Baleg) dan Wakil Ketua Komisi II yan membidani otonomi daerah dan pertanahan pada tahun 2009-2012. Pada periode 2012-2014, Ida bertugas sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI yang menangani Departemen Agama, Departemen Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia dan Zakat. Tahun 2014-2019 bertugas di Badang Anggaran dan Komisi I Bidang Pertahanan, intelejen, komunikasi dan informatika.

Ida pun ikut merumuskan Undang-Undang Otonomi Daerah, mendirikan Forum Parlemen untuk Kependudukan dan Pembangunan pada tahun 2001. Ida pernah menjadi ketua dalam organisasi untuk perempuan seperti Kaukus Perempuan Parlemen. Ida ditunjuk mewakili Fraksi Kebangkitan Bangsa sebagai salah satu ketua Kaukus dari tahun 2002 hingga tahun 2007. Ida juga menjadi anggota Lembaga Advokasi Perempuan PP Fatayat NU pada 2000-2004.

Ida pernah berpasangan dengan Sudirman Said di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Namun, dia gagal setelah kalah suara dari pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin. Pada Pilpres 2019, Ida masuk pada tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Dia diamanati untuk menjabat sebagai direktur penggalangan pemilih perempuan.

Dilansir melalui situs elhkpn.go.id, Ida Fauziah memiliki harta kekayaan senilai Rp19,8 miliar. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari harta kekayaan tak bergerak seperti tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, kas dan setara kas, serta harta lainnya. Dalam laporan terakhir, Ida tercatat memiliki lima bidang tanah dan bangunan yang merupakan warisan serta hasil pendapatan sendiri dengan total Rp10,48 miliar. Tanah dan bangunan itu terletak di Jakarta, Mojokerto, dan Banjarnegara. dengan rincian tiga bidang tanah di Mojokerto, dan masing-masing satu bidang tanah di Banjarnegara dan Jakarta. Sedangkan, harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin yang dimilikinya bernilai Rp622 juta. Dengan rincian mobil Velvirre Minibus tahun 2010 senilai Rp350 juta, mobil Mitsubishi Pajero Soprt Jeep tahun 2012 senilai Rp250 juta, motor Yamaha Mio tahun 2010 Rp 2 juta, dan motor Yamaha 2PV tahun 2017 senilai Rp20 juta. Selain itu, Ida juga memiliki harta kekayaan bergerak lainnya senilai Rp194 juta dan kas Rp8,59 miliar.

 

Profil Tokoh:

Nama Lengkap        : Drs. Hj. Ida Fauziyah

Agama                   : Islam

Tempat Lahir          : Mojokerto

Tanggal Lahir          : Rabu, 16 Juli 1969

Pendidikan

  • MAN Tambak Beras Jombang 1989
  • S 1 IAIN Sunan Ampel Surabaya 1993
  • Univ. Satyagama Ilmu Pemerintahan

Karir

  • Guru di MAPK Jombang 1994-1999
  • Guru SMU Khadijah Surabaya 1997-1999
  • Ketua Muslimat NU 2010-sekarang
  • Sekretaris LPP (Lembaga Pemenangan Pemilu) DPP PKB 2002-2007
  • Ketua PPKB (Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa) 2002-2007
  • Anggota Lembaga Advokasi Perempuan PP Fatayat NU 2000-2004
  • Ketua Umum PP Fatayat NU 2010-sekarang
  • Anggota Forum Parlemen 2002-2007
  • Ketua Kaukus Perempuan Parlemen 2002-2007
  • Dewan Pembina Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Timur 2000-2004
  • Wakil Ketua LSM NU (Lembaga Sosial Mabarot NU) Jawa Timur 1999-2001
  • Wk. Ketua KNPI Kab. Mojokerto 1999-2001
  • Anggota DPR RI
  • Ketua Fraksi PKB DPR RI
  • Wakil Ketua Badan Legislasi dan anggota Komisi II DPR
  • Menteri Ketenagakerjaan Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024