Cinta Suci Zahrana, Perfilman

Cinta Suci Zahrana merupakan judul Film Produksi Sinemart Pictures, yang diangkat dari Novel karangan Habiburrahman El-Shirazy, Cinta Suci Zahrana. Film ini berdurasi 108 menit. Rilis pada 15 Agustus 2012.

Menceritakan tentang seorang perempuan bernama Siti Zahrana (Meyda Sefira), yang punya ambisi tinggi dalam karir Akademik. Ia seorang perempuan sukses dengan segala gelar yang sudah diraihnya. Namun ada satu yang dilupakan oleh Zahrana, Ia lupa bahwa perempuan juga harus membina kehidupan rumah tangga.

Sukses Zahrana di bidang Akademis, malah membuat cemas orangtuanya, karena Zahrana belum juga menikah di usianya yang memasuki kepala tiga. Sudah banyak laki-laki yang meminangnya, namun Zahrana menolak dengan halus.

Konflik batin Zahrana timbul: menuruti keinginan orangtua atau mengejar cita-cita. Sebenarnya Zahrana sudah mengalah. Ia tak menerima tawaran jadi dosen di UGM, dengan alasan karena orang tuanya yang tinggal di Semarang tidak mau jauh. Zahranapun memilih mengajar di sebuah Universitas di Semarang. Hingga, Ia tetap bisa tinggal bersama orang tuanya. Selain itu, Zahrana juga mengalah pada orang tuanya hingga ia tidak mengambil tawaran beasiswa S3 di Cina.

Puncak konflik batin Zahrana muncul, ketika sekembalinya dari Thinghua University untuk menerima Penghargaan. Ia dilamar oleh seorang duda yang juga Dekannya di Fakultas tempat Ia mengajar. Namun Zahrana tidak bersedia menerima lamaran tersebut, meski Ia harus mengecewakan orangtuanya. Alasan Zahrana karena, moral sang Dekan terkenal kurang baik dan telah berusia kepala Lima.

Akibat menolak lamaran itu, Zahrana diancam akan dipecat secara tidak hormat. Namun, Zahrana mendahului, dengan mengajukan pengunduran diri dan memilih mengajar di sebuah Sekolah Kejuruan Teknik. 

Zahrana sadar, ia harus cepat menikah. Ia pun minta saran kepada pimpinan Pondok Pesantren yang masih saudara jauh teman akrabnya. Oleh pimpinan Pondok Pesantren Zahrana dipertemukan dengan seorang pemuda yang dari sisi pekerjaan kurang prestisius. Pemuda itu hanya seorang pedagang kerupuk keliling dan Zahrana merasa cocok. Ia bertekad mengabdikan hidupnya kepada Allah melalui ibadah dalam rumah tangga.

Namun nasib berkata lain, calon suaminya meninggal, tertabrak Kereta Api tak jauh dari perkampungan. Disusul pula dengan kematian ayahnya yang sudah lama mengidap penyakit jantung. Saat itu Zahrana merasa sudah mati. Ia hanya di rumah sambil menekuri diri. Sahabat-sahabat dan kerabatnya banyak yang berdatangan. Salah seorang penjenguknya, adalah seorang dokter perempuan yang sempat mengobatinya di Rumah Sakit. Perempuan itu ternyata ibu dari mahasiswa bernama Hasan yang skripsinya pernah Ia bimbing.

Kedatangan ibu dokter ini sekaligus mengobati luka cinta Zahrana. Karena Ibu Dokter mengabarkan, bahwa anaknya, Hasan berniat menikahinya. Kemudian, Zahranapun menyampaikan satu syarat. Bila Hasan benar meminangnya, Ia minta agar pernikahannya nanti malam setelah shalat Tarawih. Tawaran itu diterima Ibu Dokter. Maka, tepat jam Tujuh malam, mereka melangsungkan pernikahan suci di Masjid yang disaksikan para Jamaah shalat Tarawih. Dan, malam pertama bulan Ramadhan menandai berakhirnya penderitaan Zahrana.

 

Produser Leo Sutanto
Sutradara Chaerul Umam
Penulis Misbach Jusa Biran, Habiburrahman El Shirazy
Pemeran Meyda Sefira, Miller Khan, Kholidi Asadil Alam, Amoroso Katamsi, Nena Rosier, Citra Kirana, Faradhina