Cilincing, Kampung

Kampung Nelayan Cilincing

Sumber: Skripsi Nurul Akmalia

Cilincing merupakan salah satu Kecamatan di wilayah Jakarta Utara. Lokasinya sangat strategis, berada di sebelah timur Pelabuhan Tanjung Priok. Cilincing menjadi tempat transit para awak kapal pada jaman dahulu dan saat ini. Cilincing memiliki pantai sepanjang lima kilometer, empat kilometer pantai dikelola oleh PT Kawasan Berikat Nusantara dan sisa satu meter dijadikan tempat penjualan ikan oleh para nelayan. Di wilayah ini terdapat sebuah perkampungan nelayan yang dikenal sebagian besar masyarakat Jakarta. Perkampungan nelayan di Cilincing banyak di huni oleh nelayan-nelayan yang berasal dari Jakarta maupun luar Jakarta seperti Indramayu. Tidak hanya perkampungan nelayan, Cilincing juga memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang dikelola oleh Pemerintah Kotamadya Jakarta Utara.

Kegiatan Jual Beli di TPI Cilincing

Sumber: Skripsi Nurul Akmalia

Nama Cilincing sendiri berasal dari nama anak sungai yang mengalir dari selatan ke utara. Nama Cilincing sendiri lengkapnya berasal dari Ci Calincing. Kata Ci berasal dari bahasa Sunda yang memilki arti sumber atau aliran air atau sungai. Sedangkan kata Calincing berasal dari nama pohon sejenis belimbing wuluh, Averhrhoa Carambola L. Pohon tersebut banyak tumbuh di tepi dan sekitar sungai.

Dalam sejarah Kota Batavia, kawasan Cilincing memiliki peranan penting. Pada 4 Agustus 1811, pasukan balatentara Inggris yang berjumlah kurang lebih 12.000 orang mendarat di daerah ini tanpa ada perlawanan dari pihak Belanda yang pada saat itu di bawah kekuasaan Perancis.