Cikini, Kampung

Cikini merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Wilayah ini cukup terkenal di Ibu Kota karena letaknya yang strategis berada di dekat Monas. Cikini dikenal banyak orang karena di tempat ini juga terdapat pusat kesenian Taman Ismail Marzuki (TIM), yang dulunya pada tahun 1960-an merupakan kebun binatang sebelum dipindahkan ke Ragunan.

Selain itu, di Cikini banyak memiliki tempat-tempat terkenal lainnya, seperti gedung Planetarium, Pasar Kembang Cikini, Cikini Gold Center, Stasiun Kereta Cikini dan masih banyak lagi. Di tempat ini juga terdapat  bangunan bersejarah Masjid Jami Cikini di Jl Raden Saleh Menteng dan makam keramat Habib Abdurrahman Al Habsyi atau Makam Keramat Cikini. Cikini juga memiliki tempat kuliner yang cukup terkenal, yakni Toko Roti Tan Ek Tjoan, Gado-gado BonBin, dan Bubur Cikini.

Nama Cikini sudah ada sejak jaman kolonial Belanda dengan ejaan lama yakni, Tjikini. Setelah masa kolonial Belanda berakhir, kata ‘Tjikini’ diganti menjadi ‘Cikini’. Nama Cikini juga dijadikan sebuah bait dalam lagu Betawi Keroncong Kemayoran, “Cikini di Gondangdia, badan begini lantaran dia.”

Cikini menyimpan banyak sejarah di dalamnya. Salah satunya adalah upaya pembunuhan Presiden Soekarno. Peristiwa yang terjadi pada 30 November 1957, ketika Perguruan Cikini menggelar acara perayaan ulang tahun ke-15. Pada acara tersebut, para para orang tua murid datang untuk menghadiri acara perayaan ulang tahun Perguruan Cikini. Presiden Soekarno yang merupakan orang tua dari Guntur, Megawati, Rahmawati, Sukmawati, dan Guruh yang sekolah di situ pun datang. Pada saat acara perayaan HUT itu berlangsung, tiba-tiba ada yang melempar granat dan meledak. Beruntunglah, Bung Karno dan keluarganya selamat dari peristiwa itu. Namun sayangnya, pada peristiwa itu terdapat 9 orang korban yang meninggal dunia dan 100 orang lainnya luka parah. Korban-korban tersebut merupakan murid-murid sekolah Perguruan Cikini.

Sejak dahulu hingga saat saat ini, Cikini menjadi penyokong kawasan permukiman daerah Menteng. Berbagai aktivitas tidak pernah sepi di sepanjang Jalan Cikini. Banyak hal yang dilakukan di sini, mulai dari diskusi politik, olahraga, pertunjukan seni, tempat berkumpul, hingga menonton film. Tak heran jika di kawasan ini terdapat banyak restoran dan kafe.