Cheese Cake, Kuliner

Cheese cake adalah salah satu jenis dessert (makanan pencuci mulut) yang sedang  populer di Jakarta. Jenis makanan ini memang baru “booming” dan belum terlalu lama merambah benua Asia termasuk Indonesia, karena orang Asia pada dasarnya bukanlah pengkonsumsi utama keju. Saat ini cheese cake sedang trendi dan menjadi hidangan favorit di Asia. Banyak variasi resep baru yang menonjolkan cita rasa Asia dengan campuran buah tropis khas Asia seperti durian, mangga, leci, atau teh hijau. Cheese cake yang sedang mewabah di Indonesia sendiri adalah berjenis lumer dengan tekstur ringan dan tidak terlalu padat seperti Japannese style cheese cake. Cheese cake lumer adalah jenis cake lembut yang di dalamnya diberi semacam cheese cream, jika cakenya dipotong maka akan keluar lelehan krim keju yang langsung lumer di mulut ketika digigit.

Cheese cake dibuat menggunakan beberapa jenis keju seperti keju muda (soft cheese) dan keju segar (fresh cheese). Struktur kuenya terdiri dari dua bagian, yaitu “crust” yang mirip dengan biskuit, dan ‘isi” yang sebagian besar berupa krim keju. Awalnya cheese cake dibuat dengan cara dipanggang, sehingga lebih cocok disantap ketika cheese cake masih hangat. Saat ini cheese cake juga bisa dibuat dengan cara didinginkan tetapi menggunakan gelatin dan bukan telur. Ada banyak variasi cheese cake di seluruh dunia yang juga tersaji di restoran-restoran di Jakarta. Misalnya saja dari Amerika Serikat, jenis cheese cake terpopuler adalah “New York Cheese Cake” yang memakai cream cheese dan pot cheese, polos tanpa topping (taburan) apapun di atasnya. Ada juga cheese cake Italia dengan keju mascarpone, cheese cake Perancis yang terkenal ringan dan tipis dengan adonan putih telurnya (meringue), dan variasi dari Jepang seperti greentea cheese cake.

Konon cheese cake sudah ada sejak jaman peradaban Yunani Kuno, dan menjadi hidangan bagi para atlet olimpiade pertama pada tahun 776 Sebelum Masehi. Proses pengolahan serta bahan-bahannya pertama kali diperkenalkan pada tahun  230 Masehi, sedangkan resepnya  diperkenalkan oleh tentara Romawi yang berhasil menaklukan Yunani ke wilayah Inggris dan Eropa Barat pada tahun 1000 Masehi. Cheese cake kemudian menyebar dengan cepat ke hampir seluruh wilayah Eropa. Bisa dimaklumi karena konsumsi utama mereka adalah keju, dan cheese cake dapat menambah variasi hidangan. Kumpulan resep cheese cake untuk pertamakalinya dibukukan dan diterbitkan pada tahun 1545. Keju yang digunakan dalam resep buku itu dikenal dengan sebutan keju “Neufchatel”. Setelah daratan Eropa, cheese cake mulai merambah benua Amerika pada tahun 1872 di wilayah Philadelphia. Jenis keju yang digunakan adalah cream cheese (keju krim), yang aromanya dianggap lebih menggigit, dan proses pembuatannya juga lebih sederhana. Keju Neufchatel masih tetap digunakan, terutama untuk resep-resep yang berasal dari Eropa. Tahun 1912, James Kraft berhasil menemukan proses pasteurisasi keju krim, dan sejak saat itu keju krim diproduksi secara massal. Cream cheese menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, dan menjadi lebih populer dibandingkan keju Neufchatel. James Kraft kemudian mengabadikan tempat asal keju krim menjadi merk dagangnya yaitu Philadelphia Cream Cheese.

Bahan untuk cheese cake lumer:

  1. 100 gram keju parut
  2. 300 ml air
  3. 2 sendok makan gula pasir
  4. 2 sachet susu kental manis putih
  5. 2 sendok makan tepung maizena, larutkan dengan 50 ml air
  6. 1 bungkus santan kara ukuran 65 ml
  7. 1 sachet susu bubuk putih
  8. 1 sachet susu rasa cream cheese (atau cheese melt), ukuran 150 ml
  9. ½ sendok teh garam
  10. Kepingan oreo di hancurkan/bolu/selai strawberry untuk diselang-seling pada adonan nanti

Cara membuat:

  1. Campurkan semua bahan-bahan di atas kecuali tepung maizena, lalu rebus dan didihkan di atas api kecil, sambil adonan terus diaduk-aduk.
  2. Ketika adonan hampir mendidih, segera masukkan tepung maizena secara bertahap sambil terus diaduk dengan cepat.
  3. Apabila adonan sudah mulai terlihat mengental dan ada letupan-letupan, segera matikan api dan diamkan adonan hingga dingin.
  4. Setelah adonan dingin atau uapnya hilang masukkan ke dalam cup atau gelas dan buat seperti lapisan yang berselang antara adonan cheese dengan bubuk biskuit oreo atau bahan yang lain dan bisa disesuaikan dengan selera.
  5. Beri topping parutan keju atau bahan yang lain sesuai selera, kemudian masukkan ke dalam lemari es tetapi bukan freezer dan biarkan sampai dingin.