Ceger, Kampung

Ceger merupakan sebuah kelurahan yang berada di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Sebelah utara kawasan ini berbatasan dengan Kelurahan Pinang Ranti, sebelah barat berbatasan dengan Jalan Tol Jagorawi, sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Bambu Apus, dan sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Cipayung. Kelurahan ini merupakan pemekaran dari kelurahan Bambu Apus pada tanggal 29 Juli 1986 dan kelurahan ini diresmikan pada tanggal 30 Juli 1986.

Sejak diresmikan, Kelurahan Ceger memiliki 5 kampung yaitu Kampung Jelata, Kampung Jeruk, Kampung Apel, Kampung Kandang, dan Kampung Tengkele. Setelah dilakukan pemerakan kembali pada tahun 1997, yang semula 5 kampung menjadi 8 kampung. Tiga kampung lainnya yaitu Kampung Jeruk Baru, Kampung Kandang menjadi Barat dan Timur, dan Kampung Dukuh.

Nama Ceger sendiri berasal dari bahasa sanskerta yang memiliki arti “tanah gersang”. Pada masa lalu, kondisi lingkungan kawasan ini memiliki tanah yang gersang meskipun wilayahnya berupa perkampungan. Dulunya, kawasan ini sedikit ditemui pepohonan dan warga pun sulit mendapatkan air. Tanah di kawasan ini keras agak berbatu sehingga sulit dijadikan lahan pertanian. Namun ada pula versi lain yang menyatakan bahwa nama Ceger berasal dari bunyi petasan yang dipasang. Bunyi petasan “jeger.. jeger..”  berasal dari penduduk yang gemar membakar mercon atau petasan. Sebagian besar penduduk di kawasan ini merupakan etnis Betawi, seperti yang kita ketahui bahwa orang Betawi gemar sekali membakar petasan. Oleh sebab itu lah kawasan ini kemudian diberi nama Ceger.