Catatan Harian Si Boy, Perfilman

Catatan Harian Si Boy merupakan judul Film Drama Indonesia yang di Produksi oleh Rumah Produksi 700 Pictures. Film berdurasi 98 menit ini rilis pada 01 Juli 2011.

Film yang terinspirasi dari kesuksesan film “Catatan Si Boy” dan kisah  film itu masih sesuai dengan keadaan sekarang. Sehingga, Film "Catatan Harian Si Boy" juga masih diwarnai kisah cinta anak muda, peran dengan pria-pria macho, kebut-kebutan mobil, namun tetap penuh dengan pesan moral dan rasa kekeluargaan.

Film Catatan Harian Si Boy, menceritakan tentang Natasha (Carissa Putri) yang pulang dari London untuk menemui ibunya, Ilya Sigma Nuke. Perempuan yang pernah menjadi sosok pujaan hati Si Boy (Onky Alexander) itu, terbaring tak sadarkan diri. Namun tangannya tidak pernah lepas memegang sebuah buku.

Dokter hampir menyerah dan menyarankan Natasha mencari pemilik buku tersebut untuk membuat ibunya senang di akhir hayatnya. Harapannya, setelah bertemu dengan pemilik buku tersebut, semangat hidup Nuke bangkit lagi.

Sementara itu, di jalanan, seorang pria bernama Satrio (Ario Bayu) sedang berpacu dengan mobilnya sebagai pembalap liar yang didukung oleh Tiga sahabat baiknya. Nasib sial sedang menghantui Satrio karena tertangkap Polisi saat balapan. Namun, kesialan itu justru membawanya bertemu dengan Natasha.

Satrio dan Natasha bertemu di kantor polisi. Satrio yang tertarik dengan Natasha, memutuskan untuk membantu Natasha mencari pemilik buku yang dipegang Nuke. Ternyata itu sebuah buku catatan harian seorang pria bernama Boy (Onky Alexander). Satrio pun mengunjungi satu-dua nama yang sering disebut di buku harian itu, yakni Ina (Btari Karlinda) adik Boy, dan Emon (Didi Petet) sang sahabat dekat.

Usaha Satrio dan Natasha tidak berjalan mulus saat cinta segitiga terbentuk. Natasha yang sudah tiga tahun pacaran dengan Nico (Paul Foster) tak bisa menyembuyikan ketertarikannya pada Satrio. Dan Satrio harus berhadapan dengan Niko yang merasa hubungan asmaranya terancam.

Di bengkel tempat Satrio bekerja dengan tiga sahabatnya Nina (Poppy Sovia), Andi (Abimana Setya) dan Herry (Albert Halim) persoalan lain muncul. Tiba-tiba preman muncul, dan menghancurkan bengkel. Satrio nyaris putus asa dengan keputusannya tinggal di bengkel. Di satu sisi Ia takut sahabatnya terluka, dan disisi lain Satriopun bimbang antara bertahan atau kembali ke rumah orangtuanya. Karena selama ini, Ia meninggalkan adiknya, Puteri (Tara Basro) sendirian setelah mengetahui bahwa ayahnya (Roy Marten) adalah seorang koruptur.

Selanjutnya, perubahan Boy yang menjadi sosok yang sangat berbeda dengan semua yang dituliskan dalam diary milik Nuke, semakin membuat Satrio resah. Namun, kesulitan-kesulitan harus diselesaikan, karena naluri pembalapnya tidak pernah mengijinkan mengawali langkah tanpa mengakhirinya.

 

Produser Putrama Tuta
Sutradara Putrama Tuta
Penulis Priesnanda Dwisatria, Ilya Sigma
Pemeran Ario Bayu, Carissa Puteri, Poppy Sovia,  Abimana Setya, Onky Alexander, Paul Foster, Albert Halim, Tara Basro, Roberto Abimana, Btari Karlinda, Didi Petet