BURUNG KASUARI GELAMBIR TUNGGAL, HEWAN

Kasuari merupakan sebangsa burung yang mempunyai ukuran tubuh sangat besar dan tidak mampu terbang. Kasuari yang merupakan binatang yang dilindungi di Indonesia dan juga menjadi fauna identitas provinsi Papua Barat terdiri atas tiga jenis (spesies) yaitu Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus), Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius), dan Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti). Sahabat Warriors! Namun disini penulis akan membahas salah satu jenis kasuari saja yaitu Kasuari Gelambir Tunggal Casuarius unappendiculatus.

Kasuari gelambir tunggal / Casuarius unappendiculatus hidup di Indonesia dan Papua New Guinea. Daerah sebarannya di Pulau Papua adalah di bagian Utara pulau ini dan dari sinilah nama Inggrisnya berasal, Northern Cassowary. Selain menghuni daratan utama Pulau Papua, burung ini juga terdapat di Pulau Yapen, Batanta dan Salawati, masih dekat-dekat Papua juga. Spesies ini memiliki ciri umum selain bergelambir tunggal pendek kemerahan, mahkota membentuk bidang segitiga, wajah dan kepala berwarna biru dengan leher merah berbercak kuning dibagian belakang. Hewan ini berbulu lebat, dan memiliki tinggi badan 160 cm dengan berat badan 55-85 kg. Burung kasuari bergelambir tunggal memiliki panjang kaki 45 cm. Kulit leher dan kepalanya tidak berbulu, panjang gelambirnya adalah sekitar 3 cm. Biasanya kasuari aktif pada waktu pagi hingga sore hari, jarang dijumpai pada waktu malam hari. Bersifat soliter, hanya dijumpai bersama kelompoknya pada waktu musim kawin. Aktivitas gerak pun dengan cara berjalan, berlari dan kadang melompat. Namun kadang dijumpai kasuari berenang. Untuk yang berjenis kelamin jantan sangat agresif pada waktu mengerami telurnya. Di alam burung kasuari masuk ke dalam golongan fruktifora atau memakan buah-buahan , juga biji, ubi, dan daun dari beberapa jenis tumbuhan, tetapi paling banyak memakan buah buni atau buah batu.

Konservasi! Populasi burung Kasuari tidak diketahui dengan pasti namun diyakini dari hari ke hari semakin mengalami penurunan. Karena itu IUCN Redlist memasukkan kasuari gelambir tunggal / Casuarius unappendiculatus dalam status konservasi Vulnerable (Rentan) sejak tahun 1994.