BUANG AIR ATAU PIPIS DI BAWAH POHON, PANTANGAN

Buang air atau pipis di bawah pohon merupakan salah satu pantangan dalam masyarakat Betawi. Jika seseorang buang air atau pipis di bawah pohon kelak air seninya akan mengenai makhluk halus yang sedang berada di bawah pohon, dan makhluk halus tersebut akan mengigit kelamin seseorang yang mengencinginya. Tidak hanya di bawah pohon, larangan ini juga berlaku untuk di tempat-tempat lain yang sepi seperti di semak-semak. Agar tidak mengganggu makhluk halus, sebelum buang air atau pipis harus mengucap “numpang-numpang” beberapa kali untuk meminta izin dengan makhluk halus di sekitar. Dengan mengucap kata-kata tersebut, dipercayai bahwa makhluk halus akan menyingkir dan tidak terkena air seni.

Secara logis, maksud dan tujuan larangan tersebut adalah agar tidak mengganggu kenyamanan orang-orang yang beristirahat di bawah pohon. Seperti yang kita ketahui, di bawah pohon merupakan tempat yang rindang, tempat berteduh dari sinar matahari. Jika tempat tersebut digunakan untuk buang air atau pipis, akan mengganggu kenyamanan orang-orang yang ingin beristirahat di bawah pohon.