BIJI KOPI INDONESIA (AROMA OF HEAVEN), PERFILMAN

Biji Kopi Indonesia (Aroma of Heaven) adalah sebuah Film Dokumenter. Di produksi oleh Perum Produksi Film Negara (PFN), Budfilm, Traffic Production, GoodNews Film Film berdurasi 65 menit ini, di  produseri oleh Papang Lakey, Nicholas Yudifar AW dan di sutradarai oleh Budi Kurniawan. Mulai dikompilasi sejak tahun 2011, dan  dirilis pada 3 Juni 2014.

Pembuatan film Biji Kopi Indonesia ini, berawal dari keingin-tahuan mendalam sang sutradara, untuk mendokumentasikan perjalanan kopi Indonesia yang memiliki sejarah lebih dari 300 tahun sejak pertama kali di tumbuh-kembangkan di Indonesia.

Sejumlah tokoh dari berbagai disiplin ilmu turut menjadi pelaku dalam film dokumenter ini. Di antaranya sumber sejarah baik Lokal maupun Internasional, petani tradisional, para akademisi mulai dari ahli filsafat, antropolog, pertanian, hingga pebisnis kopi.

Proses syuting dilakukan di Banyuwangi yaitu di Perkebunan Kopi Kali Bendo dan di Desa Kemiren. Film ini bukan hanya sekadar bicara tentang trend dan gaya hidup meminum kopi masa kini tapi juga mengajak penikmatnya untuk mengetahui seberapa besar mereka mengenal kopi yang dikonsumsi sehari-hari.

Selain itu, penonton pun diajak melihat daerah penghasil kopi lebih dekat, melalui pendekatan tradisi, seni budaya, keyakinan adat bahkan keimanan yang hidup di tengah masyarakat. Berawal dari Jawa, Gayo, hingga Flores. Di tempat itu, terkuak bahwa dalam sebuah budaya yang bersandar pada kopi pun terdapat doa, mantera, nyanyian, dan tarian yang sudah mengakar ratusan tahun lamanya.

Film Biji Kopi Indonesia (Aroma of Heaven) ini, berhasil meraih sejumlah penghargaan di tingkat internasional yaitu sebagai Best Editing Award Ahvaz International Science Film Festival di Iran pada 2015 dan sebagai Best Documentary Award Hainan International Maritime Silk Road Film Festival di China pada 2015. Film ini juga diiikutkan pada sejumlah kompetisi film dokumenter lainnya di Laos, Kanada dan Philadelphia.