BANK DKI

Bank DKI merupakan bank umum dan salah satu BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) bidang perbankan yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (99,98 %) dan PD Pasar Jaya (0,02 %).

 

Bank DKI pertama kali didirikan di Jakarta dengan nama “PT Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya” sebagaimana termaktub dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas Perusahaan Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya (PT Bank Pembangunan Daerah Djakarta Raya) No. 30 tanggal 11 April 1961 dibuat oleh dan di hadapan Eliza Pondaag S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh penetapan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. J.A.5/31/13 tanggal 11 April 1961 dan telah didaftarkan dalam buku register di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta No. 1274 tanggal 26 Juni 1961 serta telah diumumkan dalam Tambahan No. 206 Berita Negara Republik Indonesia No. 41 tanggal 1 Juni 1962.

 

Kantor pusat Bank DKI terletak di Gedung Prasada Karya, Jl. Suryopranoto No. 8, Jakarta Pusat 10310. Selain di Jakarta, Bank DKI juga memiliki sejumlah kantor layanan yang terdapat di sejumlah kota, yakni Tangerang, Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.