Bandar Djakarta, Jasa Makanan Dan Minuman

Bandar Djakarta adalah nama Restoran Seafood yang memiliki varian Seafood yang lengkap. Mulai dari Seafood hidup hingga yang segar, tersedia di Restoran ini. Nama Bandar Djakarta terinspirasi dari pelabuhan yang pada masa tersebut menjadi tempat berkumpul. “Bandar” untuk melakukan transaksi jual beli. Dengan nama Bandar Djakarta maka diharapkan Bandar Djakarta menjadi tempat berkumpul untuk konsumen dalam menikmati produk, suasana dan pelayanan di area restoran.

Para pemilik Restoran Bandar Djakarta, yaitu Wendy Santosa bersama dengan Tiga orang rekannya, Sunarja Lasmana (Joan), Hans Satyabudi, Anton Cahyono dan  kemudian juga menggandeng Toba Tjitasura. Mengawali usaha ini dengan semangat kekeluargaan dan fokus pada pelayanan dan kualitas masakan. Dengan menggunakan konsep “Pasar Ikan”. Pelanggan dapat memilih sendiri jenis Seafood, berapa banyak yang ingin disantap serta jenis masakan yang sesuai selera. Restoran ini mulai beroperasi pada 29 Desember 2001. Hanya bermodalkan Lima Saung di Kawasan Foodcourt “Taste of Asia” Kawasan Wisata Ancol, dengan area seluas 250 meter persegi. Ketika Taste of Asia tutup, Bandar Djakarta pun beroperasi sendiri hingga sekarang. Awalnya, kapasitas tempat duduk hanya 80 kursi, kini Bandar Djakarta Ancol mampu menampung lebih 1.000 orang.

Bandar Djakarta dari tahun ke tahun terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggannya. Hingga pada 19 Agustus 2009 dengan dukungan dan semangat dari para pelanggan, Bandar Djakarta membuka sebuah cabang baru di Alam Sutera. Namun berbeda dengan Outlet sebelumnya, Bandar Djakarta Alam Sutera menawarkan nuansa “Garden View”. Di sini pun tersedia lebih 1.000 tempat duduk untuk melayani pelanggan yang datang.

Dengan suksesnya pembukaan cabang baru Alam Sutera, pada 01 Desember 2011 Bandar Djakarta membuka cabang baru di Baywalk, Pluit. Dengan nama “Seafood City Bandar Djakarta”. Namun berbeda dengan Dua restoran sebelumnya, “Seafood City Bandar Djakarta” memiliki konsep dan cita rasa yang sedikit berbeda dengan Dua Restoran Bandar Djakarta sebelumnya. Kelasnya satu tingkat di atas, dengan menjual produk impor seperti Kepiting Alaska. Namun, restoran ini tetap dikelola oleh Bandar Djakarta. Selain itu, letak restoran yang berada tepat di atas laut, menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan untuk melakukan beberapa kegiatan, seperti buffet, meeting, wedding, birthday party dan yang lainnya.

Kemudian, pada 18 September 2015, demi melihat perkembangan Kota Bekasi yang cukup pesat, membuat para pemilik Bandar Djakarta ingin ikut merasakan atmosfir tersebut dengan membangun restoran ini di Kawasan Summarecon Bekasi.

Restoran Bandar Djakarta, yang semua outletnya memiliki area indoor dan outdoor yang cukup luas, memiliki visi untuk menjadi wisata kuliner “Eatainment”, dengan memberikan hiburan “Live Music” yang tampil setiap malam mulai pukul 19.00 WIB, sedangkan untuk Hari Sabtu dan Minggu serta Hari Libur Nasional, akan mulai dari siang hari. Selain mendengarkan, pengunjung juga dapat memesan lagu-lagu kesukaannya ataupun ikut bernyanyi diatas panggung.

Restoran ini menyediakan berbagai macam Seafood. Mulai dari Kepiting, Kerang, Udang, Lobster, Cumi hingga Gurita. Ada pula beragam ikan laut seperti Kerapu, Bawal, Kakap, Baronang, Sukang, Sebelah dan aneka jenis Seafood lainnya.

Meskipun Bandar Djakarta merupakan Restoran Seafood, namun restoran ini juga menyediakan aneka menu lainnya yang tidak berasal dari laut seperti aneka menu olahan berbahan Ayam, Sapi, Bihun, Nasi goreng dan Mie goreng, serta aneka hidangan sayuran.

Yang menarik dari restoran ini, harga yang ditawarkan cenderung ekonomis dan terjangkau. Selalu hadir dengan DAILY DISKON 50 Persen setiap hari Senin – Kamis untuk item-item tertentu, dan berlaku di seluruh outlet Bandar Djakarta. Diskon ini sudah ada dari awal restoran ini resmi dibuka hingga waktu yang tidak ditentukan.