Asrama Wanita Iwki, Benda Cagar Budaya

Lahan dan bangunan yang terletak di jalan Menteng Raya no.37 Jakarta Pusat ini pernah menjadi asrama putri Perhimpunan Wanita Kristen Indonesia (IWKI) atau Christen Vrouwenbond Indonesia. Gedung ini dibangun pada tahun 1851 bergaya Indische di tanah Eigendom Verponding no 19766 seluas 5480 m2.

Bangunan ini semula dikelola oleh kelompok keagamaan semacam zending, di mana para pelajamya dipersiapkan menjadi pengabar Injil. Dari segi kesejarahan, pelajar putri penghuni asrama ini banyak sekali melibatkan diri dalam menolong para korban perang, umumnya anggota palang merah atau perawat rumah sakit. Setelah tahun 1950-an bangunan ini dikelola kelompok zending dan menjadi Kantor Sekretariat, sekaligus tempat organisasi IWKI berkantor. Dari segi arsitektur, bangunan ini mewakili gaya arsitektur neo klasik yang merupakan perpaduan gaya Tuscan.

Sejak tahun 1972 gedung ini ditetapkan sebagai bangunan bersejarah yang dilindungi oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Pada tahun 1995 terjadi sengketa kepemilikan antara IWKI, PGI (Persatuan Gereja Indonesia) dan Yayasan Wanita Kristen Indonesia (YWKI) dan Juga pihak Hans Sulaiman (almarhum) yang membeli lahan dan bangunan tersebut. Berdasarkan Keputusan Manhkamah Agung tanggal 5 September 2002 tanah dan bangunan dimenangkanoleh pihak Hans Sulaiman, namun masih ditempati sebagai asrama putri tanpa ada perawatan dan perbaikan hingga ambruk bagian depannya pada tanggal 1 Pebruari 2007.Kini, lahan dan sisa bangunan IWKI beralih kepemilikan lagi,yakni milik perusahaan pengembang PT Wijaya Wisesa Realty berdasarkan pembelian dan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) no:800/Kebon Sirih dan HGB no.840/Kebon Sirih.

 

NO. Urut SK 475/1993      : 38

Nama Bangunan      : Asrama Wanita IWKI

Nama Lama            : Asrama Pelajar Belanda

Lokasi                    : Jalan Menteng Raya No.37, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta 10340

Pemilik                   : -

Tahun dibangun      : abad 18

Arsitek                             : -

Gaya Arsitektur       : Neo Klasik, Indies

 

Keterangan   :

Semula merupakan asrama pelajar Belanda yang dikelola oleh sekelompok keagamaan (zending). Setelah tahun 1950 menjadi kantor Sekretariat sekaligus tempat IWKI berkiprah