ADU KERANJI

 

Buah keranji yang berbentuk bulat pipih sebesar kelereng dan kulitnya berwarna hitam dan agak keras oleh anak-anak Betawi dijadikan alat permainan, yaitu dengan di adu. Caranya, buah keranji itu dijepit diantara ibu jari. Lalu, oleh kedua pemain keranji itu diadu dengan ditekankan satu sama lain. Yang keranjinya pecah adalah yang kalah. Lalu, keranji yang pecah itu diserahkan pada pemenang.