Abdurrachman Surjomihardjo

Seorang pejuang, pendidik dan ilmuwan sejarah, lahir di Tegal, Jawa Tengah, 19 September 1929. Saat revolusi pecah, ia ikut berjuang. Setelah proklamasi, dia masuk TKR di Pekalongan bertugas sebagai Polisi Militer Khusus, sampai ketika diberhentikan dengan alasan tidak berpendidikan SMP.


Didorong keinginan untuk belajar, dia masuk SMP di Tegal. Ia membentuk Tentara Pelajar. Kemudian masuk SMTA Taman Siswa, Jakarta, dan melanjutkan studi di Fakultas Sastra Inggris Unas. Dari Unas dia pindah ke FSUI Jurusan Purbakala, lalu pindah Jurusan Sejarah Modern. Lulus tahun 1961, tiga tahun kemudian dia bertugas di Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI). Penelitian sejarah modern pernah pula dilakukannya di negeri Belanda. Baru 21 hari, Peristiwa 1965 meletus. Enam bulan kemudian dia pulang ke tanah air.


Dari sejumlah karya tulisnya, beberapa telah dibukukan. Antara lain, Sejarah Perkembangan Kota Jakarta, (1977), Pembinaan Bangsa dan Masalah Historiograji (1979), Budi Utomo Cabang Betawi (1980). Selain itu tulisannya juga dapat dibaca di dalam buku-buku Beberapa segi Perkembangan Sejarah Pers di Indonesia (1980), Laporan Kongres pemuda Indonesia pertama di Jakarta 1928 (1981).


Abdurrachman menulis artikel-artikel tentang sejarah pendidikan. Misalnya : percobaan-percobaan pertama pendidikan sekolah dalam abad ke-19 (1978), Taman Siswa dalam Gelombang Pergerakan dan Tuntutan nasional, (1980), Pengajar Sejarah yang Dicitakan, (19780 dan Meningkatkan Kualitas Taman Siswa (1980). Sekalipun menderita liver, ayah dari 3 anak ini tetap giat dalam bidangnya, meninggal di Jakarta, 14 Desember 1994, dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta.