ABDUL HAMID ARIF

Abdul Hamid Arif atau Hamid merupakan aktor film dan seniman yang lahir di Jakarta pada tanggal 15 November 1924. Hamid dikenal sebagai salah satu bintang film terkenal tahun 1970-an karena kerap beradu akting dengan Benyamin S. Hamid memulai karirnya sebagai penyanyi orkes Lief Souvenier di Jakarta pada tahun 1940-an. Pada tahun 1942 Hamid bergabung dalam sandiwara Terang Bulan pimpinan The Teng Cung kemudian pindah ke Bintang Surabaya pimpinan Fred Young sebelum akhirnya bergabung dengan Pentja Warna pimpinan Djamaluddin Malik hingga tahun 1948.

 

Film pertama Hamid adalah Anggrek Bulan (1948) kemudian menyusul Aneka Warna dan Tjitra (1949). Sepanjang karirnya, Hamid sudah membintangi sekitar 200 judul film, diantaranya Macan Kemayoran, Si Pitung, Gundala Putra Petir, Sentuhan Kasih, Manusia Enam Juta Dollar, Benyamin Mencari Cinta dan Desa di Kaki Bukit serta masih banyak judul film lainnya.

 

Pada tahun 1971 Hamid membentuk grup sandiwara Komedia Jakarta yang personilnya selain Hamid adalah Wolly Sutinah, Aminah Banowati, Syamsu, Ramelan, Alex A.S., Tetty S., D. Gunari dan Asep Suparman. Komedia Jakarta juga menjadi sebuah nama perusahaan film yakni PT Komedia Jakarta Film yang sempat memproduksi tiga judul film, yakni Diana, Kembalilah Mama dan Dewi Malam.

 

Pada tahun 1980-an Hamid sering tampil di TVRI dalam acara Rumah Masa Depan, dimana dirinya berperan sebagai seorang kakek. Dalam acara tersebut Hamid tampil bersama Septian Dwi Cahyo, Deddy Sutomo, Wolly Sutinah, Andi Ansi dan Aminah Cenrakasih.

 

Abdul Hamid Arif meninggal dunia pada tanggal 20 Desember 1992.