Zaldy

Seorang komikus kenamaan. Nama Zaldy sejajar dengan Jan Mintaraga, Ganes TH, dan Sim. Pada kurun waktu 1966-1971, Zaldy menerbitkan 60-an judul komik. Dua diantaranya, Setitik Air Mata buat Peter dan Fajar di Tengah Kabut. Tahun 1971 kedua karya itu diangkat ke layar perak dengan judul masing-masing Air Mata Kekasih dan Ratna.

Lahir di Jakarta, 21 Januari 1942, sebagai anak kedua dari empat bersaudara, dengan nama Zaldy Purwanta. Meninggal di Jakarta, 19 September 2000. Kisah-kisah komik Zaldy, sebagaimana kisah-kisah roman remaja masa itu, berisi percintaan remaja yan [removed][removed] g amat romantik, seakan-akan tiap malam selalu bulan purnama dengan bulan sebesar tampah, pesta-pesta, tak ada kerja, dan sekolah. Kisah kebebasan remaja yang di sana-sini dibumbui kehidupan crossboy itu menemukan momentumnya bersamaan kebebasan setelah ambruknya rezim yang disebut sebagai "Orde Lama". Impuls-impuls remaja itu menemukan kebebasan setidaknya dalam dunia komik setelah gagasan seperti itu di masa sebelumnya pasti diberangus karena dianggap sebagai "kontrarevolusi".

Dengan karya-karya komiknya, Zaldy membawa para remaja di masa itu terbuai mimpi. Komik berjudul Setitik Air Mata buat Peter, misalnya bercerita tentang tokoh bernama Tony. Tony selalu menghindar dari Natalia karena merasa dirinya tidak pantas disandingkan dengan Natalia yang berasal dari keluarga berada. Tony sendiri dari keluarga miskin, sekolahnya pun dibiayai Wati, istri dokter yang mencintai Tony dan rela berkorban untuknya. Nantinya, Tony malah pacaran dengan Rosa, seorang pramuria, sebelum diakhiri dengan tragedi hidup Tony, yang meninggal karena penyakit leukemia.