Zainal Abidin Domba

Aktor film, teater dan sinetron, lahir di Pekalongan, 15 April 1957. Pendidikan STM Bangunan, mempunyai anggapan bekal utama seorang pemain bukan kecantikan dan ketampanan, melainkan kekayaan batin. Dari kota kelahirannya, dia mengembara ke berbagai kota di Indonesia. Antara lain Medan, Padang dan Ternate. Akhirnya ke Jakarta, bekerja serabutan, selain luntang-lantung. Lalu terjun ke dunia teater. Sukses 2 kali sebagai aktor terbaik Festival Teater Jakarta pada 1982 dan 1983. Bersama Teater SAE pimpinan Boedi S. Otong tampil dalam cerita-cerita Ekstase Kematian Orang-Orang (1984), Pertumbuhan di Atas Meja [removed][removed] Makan (1990) dan Biografi Yanti (1991). Terseling untuk Teater Kecil pimpinan Arifin C. Noer dalam Sumur Tanpa Dasar (1988).

Kemudian disusul Inspektur Jenderal (1993) dari grup pimpinan Teguh Karya, Teater Populer. Di musim sinetron, ia ikut muncul di layar kaca. Lewat penyutradaraan Teguh, ia masuk nominasi dalam Pakaian dan Kepalsuan pada FSI 1995, dengan sebelumnya meraih piala Vidia sebagai aktor pembantu dalam Alang-Alang pada FSI 1994. Tapi namanya popular justru melalui perannya dalam sinetron komedi Kipas-Kipas Asmara (1996), sebagai Rifai atau Pa'i suami Inneke Koesherawati. Sinetron: Alang-Alang (1994), Pakaian dan Kepalsuan (1995), Kipas-Kipas Asmara (1996), Naga bonar (1996), Olga dan Sepatu Roda (1996), Darah Leluhur (1997), Istana Pasir (1997).