YOZAR ANWAR

Wartawan dan salah seorang eksponen angkatan 66. Lahir di Sungai Penuh, 17 Oktober 1940 sebagai putra bungsu Anwar gelar Maharaja Sultan, Demang Kerinci. Tutup usia di Jakarta pada usia hampir 59 tahun. Awal 1960-an, ketika belajar di Amerika Serikat ia biasa mengirim tulisan ke harian Sinar Harapan. Dari situ, ia mulai masuk bidang jurnalistik dan memulai karir kewartawanannya di harian Pedoman sebagai wartawan (1969-1974). Setelah Pedoman dibredel oleh rezim Soeharto, ia pindah ke majalah Kartini, lalu majalah Sarinah, kemudian majalah Pertiwi. Dan terakhir menjadi General Manager (GM) perusahaan majalah Pertiwi.

Pada waktu menjadi mahasiwa, aktif dalam gerakan mahasiswa SOMAL. Pernah menjadi salah satu ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI). Pengalamannya sebagai seorang demonstran dicatatnya dalam buku Revolusi Mahasiswa. Buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda oleh Beb Vuyk, penulis novel Het laatste huis op de wereld. Ia juga menulis sebuah novel berjudul Cinta Pop di Hawaii.