Umpak

Pondasi rumah berupa batu yang menahan beratnya tiang dan menjadi awal dari konstruksi rumah Betawi. Dibuat pada cetakan kayu dengan ukuran 25x25x20cm. Bahannya berupa campuran semen, kerikil, dan pecahan kerang. Setelah kering dan keras, umpak ditanam sedalam 15-20 cm dengan jarak yang sesuai dengan formasi tiang yang akan bertemu di atasnya. Kegunaan umpak adalah untuk menyebarkan titik berat rumah melalui tiang-tiang panggungnya. Bila umpak tidak digunakan, tiang panggung mudah terperosok ke dalam tanah dan mudah lapuk karena air asin dan serangga. Sebelum tiang guru didirikan, di atas umpak batu diletakkan uang ringgitan, perakan atau gobangan. Hal ini dimaksudkan agar kehidupan pemilik rumah nantinya akan murah rejeki dan makmur.