Ulujami - Kebon Jeruk, Jalan Tol

­­­­

Jakarta Outer Ring Road Ruas W2 Utara,

Ulujami - Kebon Jeruk

Panjang Jalan

7,67 KM

Jumlah Jalur

2X3 Lajur

Lebar Jalur

3,5 m

Lebar Bahu Dalam

0,5 m

Simpang Susun

Cileduk, Joglo dan Meruya

Junction/

Persimpangan Jalan

Kebon Jeruk dan Ulujami

Perkerasan

Rigid pavement

Disain Kecepatan

80 KM/JAM

Konsesi

37 tahun

(2007 -2044)

PPJT

PPJT a/n PT. Jasa Marga

No.257/PPJT/VII/Mn/2006

Penandatanganan PPJT: 07/07/2006

Tarif

Rp 6.000,-(Profil Investasi Bidang PU, KementerianPekerjaan Umum)

Komposisi pembagian kerjasama

PT. Marga Lingkar Jakarta (Persero) Tbk (65%)

PT. Jakarta Propertindo (BUMD DKI) (35%)

Toll Gate

Meruya Utara (4 Gate & 21 Booth)

Meruya Selatan (2 Gate & 6 Booth)

Joglo (2 Gate & 8 Booth)

Cileduk (2 Gate&10 Booth)

Project Construction

Section 1

Kebon Jeruk – Joglo (3,3 KM)

Section 2

Joglo – Ulujami (4,4 KM)

Volume Kendaraan

39.000 Kendaraan/hari

Sistem Operasi

Terbuka

Pola Kerjasama

Kerja Sama Operasi (KSO)

Nilai Investasi

US $ 157 juta

 

Jalan ini merupakan bagian dari jaringan jalan bebas hambatan JORR yang ada di kota Jakarta, menghubungkan persimpangan jalan Ulujami  dengan persimpangan jalan Kebon Jeruk. Panjang ruas jalannya mencapai sekitar 7,67 KM. Jalan ini dibangun untuk melengkapi jaringan jalan JORR yang saat itu masih terputus di Ulujami dan meningkatkan mobilitas akses Selatan dan Barat Jakarta.

Pembangunan jalan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja transportasi kendaraan dengan mengurangi kepadatan lalu-lintas pada ruas jalan: Tol Dalam Kota (JIUT),Tol Sedyatmo (Bandara), Tol Jakarta-Merak (KebonJeruk-Tomang). Pembangunan jalan ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi, dengan adanya kepastian rencana pembangunan properti di wilayah Jakarta Barat,multiplier effect terhadap pembangunan kota, peluang bisnis,lapangan kerja sertapeningkatan kualitas kehidupan.

Melalui hasil Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang ditandatangani tanggal 7 Juli 2006, tercipta adanya kerjasama antara pihak PT. Marga Lingkar Jakarta, anak perusahaanPT. Jasa Marga (Persero) Tbk, dengan PT. Jakarta Propertindo (Jakpro)--sebuah sub holding  BUMD bidang properti milik Pemprov DKI Jakarta, dalam  pendanaan dan bagi hasil pelaksanaan operasional jalan JORR ini.Perjanjian pendahuluan (MOU) antara PT. Jasa Marga (Persero) dengan PT. Jakarta Propertindo ditandatangani pada tanggal 2 April 2007.

Jalan ini diresmikan pada tanggal 27 Desember 2013 oleh Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Djoko Kirmanto dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Jalan JORR W2 Utara ini hanya boleh digunakan oleh kendaraan golongan 1 (sedan, jip, pick up/truk kecil dan bus), dengan mempertimbangkan kondisi jalan Ciledug Raya dan Joglo yang tidak sesuai dengan kendaraan jenis II, III, IV dan V.