Uka Tjandrasasmita

Sejarawan dan ahli purbakala yang produktif menghasilkan karya tulis ilmiah dan melakukan penelitian. Di samping itu, ia mendalami sejarah dan arkeologi Islam. Uka dilahirkan di Kuningan, Jawa Barat, 8 Oktober 1930. Setelah menamatkan SMP di Cirebon (1949), ia melanjutkan SMA di Jakarta sambil mengajar di Sekolah Dasar Matraman (1949-1952). Tamat SMA, ia bekerja di Dinas Purbakala sambil berkuliah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia, Jumsan Sejarah Kuno dan llmu Purbakala. Semasa berkuliah ia menjadi asisten dan kemudian Kepala Dinas Purbakala Jakarta (1952-1960).

Bidang tugas dan pekerjaannya berkaitan dengan sejarah purbakala. Ia memangku jabatan sebagai Kepala Dinas Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional (1960-1975) dan Pembina Utama Direktarat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah Purbakala (1975-1985). 

Direktur Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala (PPPSP) Departemen P & K ini telah melakukan pemugaran dan penggalian kepurbakalaan di 26 provinsi. Ia memugar 121 candi dan peninggalan sejarah di seluruh Indonesia. Menurut dia, perlindungan dan pembinaan peninggalan sejarah nasional dapat berfungsi merangsang kembali gairah kehidupan budaya nasional. Mendalami sejarah dan arkeologi Islam, ia menulis Sultan Ageng Tirtajasa: Musuh Besar Kompeni Belanda (1967), Pasang Surut Perdjuangan Pangeran Jayakarta Wijayakrama (1971), Sejarah Jakarta: Dari Zaman Prasejarah Sampai Batavia Tahun (kurang lebih) 1750 (1977), dan The Arrival and Expanson of Islam in Indonesia Relating to South East Asia (1985).