Tunggal Dharma, Vihara

Satu tempat ibadah kaum Budhis yang berdiri sekitar tahun 1938 dan terletak di Jl. Lautze 45, Jakarta. Di dalam klenteng ini terdapat patung Mbah Djugo. Menurut tradisi, ia seorang pujangga Hong Xiu-quan (1813-1864), yang melarikan diri ke Jawa, setelah tumbangnya Pemberontakan Taiping. Kemudian ia menyepi ke Gunung Kawi, sebelah selatan Malang. Di sana ia hidup sebagai pertapa dan mengumpulkan banyak murid orang Jawa. Salah seorang muridnya adalah Imam Sudjono. Mbah Djugo wafat pada tahun 1879 dan sejak saat itu Gunung Kawi menarik banyak sekali peziarah, baik orang Tionghoa peranakan maupun orang Indonesia. Mbah Djugo biasanya ditampilkan dengan sebuah papan yang bertuliskan namanya.