Tumbak

Ideogram atau simbol yang banyak dilukis di rupa-rupa bahan dasar mulai dari dinding tembok, ubin, layangan, jok becak aksesoris kursi, aksesoris pangkal jepretan sampai batik halus. Ideogram tumbak dapat pula muncui sebagai relief tiang masjid kuno. Replika tumbak bahkan menjadi penyempuma bentuk tongkat khatib. Ada dua model tongkat khatib, ada yang berkepala tumbak dan ada yang berkepala bulet. Ada 2 macam ideogram tumbak, yaitu membujur horisontal, dan tegak vertikal.

Tumbak adalah pusaka Betawi yang diwariskan turun temurun. Diyakini tumbak pusaka berasal dari peperangan Sultan Agung melawan Kompeni 1628 dan 1629. Karena itu tumbak pusaka dianggap mempunyai nilai magis yang tinggi. Khusus penggunaan tungket "kepala tumbak" oleh khatib dalam khutbah Jum'at didasarkan kepada keyakinan agama bahwa menyampaikan khutbah mestilah dengan semangat jihad yang tinggi. Dari sudut kebudayaan, tumbak yang muncul sebagai ideogram dan replika secara umum menyimbolkanjaro, penjagaan.