Trisakti, Museum

 

 

Museum Trisakti

 

Alamat

Universitas Trisakti

Gedung M

Jalan Kyai Tapa, Grogol Jakarta Barat

Telepon/Fax

021-5663232/5605835 ext.8111,8118

Fax:021-56730001

Jam Buka

Setiap Hari Kerja: Senin – Jumat

(akhir pekan tutup)

 

Museum Trisakti, berada di bagian depan gedung M Universitas Trisakti Jakarta di jalan Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat. Untuk mencapai Universitas Trisakti, pengunjung museum dapat mengunakan transportasi bus Transjakarta kemudian berhenti di halte Grogol atau halte Trisakti. Pengunjung juga dapat mengunakan angkutan umum lain, kemudian turun di terminal Grogol dan berjalan kaki menuju Universitas Trisakti yang jaraknya tidak jauh. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, dapat menggunakan lahan parkir di kampus ini.

Museum Trisakti dirancang sebagai wadah dokumentasi serta peran aktif seluruh aktivitas akademika dalam cita-cita memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia. Sebagai bukti dan bentuk kepedulian Universitas Trisakti terhadap sejarah bangsa Indonesia, museum ini mengingatkan pengunjung pada kejadian Tragedi Trisakti 12 Mei 1998.  

Pada saat itu, mahasiswa Trisakti sebagai Mahasiswa Indonesia turut ambil bagian dari aktifitas unjuk rasa menuntut reformasi di Indonesia awalnya dilakukan melalui aksi damai kemudian berubah menjadi tragedi, dengan gugurnya empat mahasiswa Universitas Trisakti. Kejadian ini kemudian memicu runtuhnya kekuasaan Orde Baru saat itu. Diantaranyakeempat mahasiswa Universitas Trisakti yang gugur tersebut adalah Elang Mulia Lesmana (mahasiswa Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan, Jurusan Arsitektur angkatan 1996), Hafidhin Royan (mahasiswa Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan, Jurusan Arsitektur angkatan 1996), Hendriawan Sie (mahasiswa Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Mesin, angkatan 1995), dan Heri Hartanto (mahasiswa Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen, angkatan 1996). Keempatnya lalu dikenang sebagai Pahlawan Reformasi.

Museum ini berisi foto “Aksi Damai” mahasiswa Universitas Trisakti bulan Maret dan April 1998 di kampus A dan sekitarnya; kronologis peristiwa “Tragedi 12 Mei 1998” yang berakhir dengan gugurnya empat Pahlawan Reformasi beserta puluhan mahasiswa Universitas Trisakti lainnya yang luka-luka; foto 4 Pahlawan Reformasi; lukisan Prof. Drs. Yusuf Affendi, M,Arch guru besar  Fakultas Seni Rupa dan Disain, yang mewakili rasa duka seorang Bapak pendidik terhadap kepergian putra-putra tercintanya; diorama patung yang memperagakan suasana kacau dan kekerasan yang terjadi pada tragedi tersebut; duplikat rekaman reportasi radio MSTri yang melaporkan kejadian 12 Mei 1998; sebuah papan panel yang digunakan untuk mengusung Almarhum Pahlawan Reformasi setelah tertembak; suntingan rekaman video peristiwa tragedi dari berbagai media massa nasional maupun internasional yang berkala ditayangkan pada pengunjung. Beberapa barang milik pribadi almarhum Pahlawan Reformasi juga ditampilkan diantara koleksi museum ini. Di museum ini juga pengunjung dapat melihat salah satu bagian kaca gedung M yang terkena tembakan pada saat kejadian tragedi berlangsung dan masih dipertahankan hingga kini.

Sebagai pengingat tragedi 12 Mei 1998, di depan kampus Universitas Trisakti juga didirikan tugu monumen 12 Mei yang berdiri diantara simpang Jalan Kyai Tapa dan Jalan Letjen. S.Parman.