Topeng Kembang

Disebut juga Ronggeng Topeng, merupakan peran tokoh yang menonjol dan menjadi primadona dalam Topeng Betawi. Tokoh ini biasanya memakai toka-toka, ampreng, ampok-ampok, andung, selendang, kebaya dengan wiron di kedua ujung lengannya, kain panjang dan kipas atau sapu tangan, serta baju dengan hiasan-hiasan yang khas. Selain pakaiannya yang gemerlap, serta make up yang akan menambah daya tariknya, untuk peran ini biasanya dipilih wanita yang cantik dan masih muda. Dia harus memiliki ciri yang menarik, ditambah kemahirannya menari dengan goyangan pinggul yang merangsang. Gerak Topeng Kembang memang seolaholah terpusat pada pinggul sehingga tari ini disebut juga "goyang pinggul" meskipun anggota-anggota badan lainnya seperti jari, tangan, baju juga turut bergerak.

Di masa lalu dalam pertunjukan ngamen atau saweran terkadang memberi kebebasan kepada penonton untuk ikut menari bersama Topeng Kembang sehingga pertunjukan lebih hangat. Dengan saweran seolah-olah penari bisa "dibeli". Bahkan di masa lalu, penari kemudian dapat diajak ngobral-ngobral di luar arena. Kadang-kadang sambil menari Topeng Kembang menyanyikan lagu-lagu tertentu seperti Aileu , Lipet Gandes, Ucing-ucingan atau Enjot-enjotan.