Tom Ibnur

Penari dan koreografer yang produktif dalam perjalanan keseniannya, lahir di Padang 15 Mei 1957, dia berada pada generasi ketiga di dalam peta pertumbuhan seni tari Indonesia. Sarjana Analis Kimia yang lebih suka menggeluti dunia tari, mulai belajar menari sejak umur 6 tahun untuk gaya tari Melayu dan Pencak Silat Minangkabau. Tahun 1988 ia menyelesaikan studi di IKJ jurusan seni tari. Alam Minangkabau telah menjadi dasar pijakan dari puluhan karya tari yang ia
ciptakan dan pergelarkan di berbagai kesempatan, antara lain: Festival Tari Sumatera Barat, Pekan Penata Tari Muda DKJ, Musabaqah Tilawatil Al-Quran Nasional dan beberapa festival internasional seperti American Dance Festival, Asean Festival of Performing Arts, Melbourne International Festival-Australia dan Asean Folk Arts Festival di Seoul-Korea Selatan. Selain itu, ia pun melakukan penelitian tari Minangkabau

Dia menjabat Wakil Direktur TIM (1991-1997), Jenderal Manajer Taman Wisata Jambi (1997-), dan Direktur Pusat Olah Seni Tari Indonesia PIDC (1988-). Saat ini ia pengajar tari di IKJ (1984-) dan ASKI Padang Panjang (1990-). Peneliti Zapin di berbagai pesisir Indonesia, a.l: Singkawang, Pontianak, Pulau Penyengat, dan Bondowoso. Karya monumentalnya Awan Bailau (1982) berlatar belakang Minang. Tanah Bonai (1992) berkisah tentang suku terasing Bonai di Riau, dan Khotbah (1986), garapan berangkat dari gerak Zapin