Tokubestu Shi

Sistem pemerintahan yang diterapkan oleh pemerintah pendudukan Jepang di Batavia. Pada masa pendudukan Jepang itu, Batavia mengalami suatu perubahan di bidang pengetahuan pemerintahan. Kepemimpinan Kota Batavia yang kemudian diganti menjadi Jakarta diserahkan kepada bangsa Indonesia. Berdasarkan UU no. 28, Kotapraja Batavia diubah menjadi suatu Tokubestu Shi. Batavia mengalami perubahan nama menjadi Jakarta atau lengkapnya Jakarta Tokubestu Shi, yang langsung berada di bawah kekuasaan Gunseikan, sebagai kepala tertinggi Pemerintahan Bala Tentara Jepang di daerah pendudukan.

Pada masa pendudukan Jepang, Pulau Jawa dikuasai oleh Bala Tentara ke-16 Kemaharajaan Jepang. Kemudian kepala pemerintahan diambil alih oleh Jepang. Secara resmi nama Jakarta yang disebut Tokubetsu Shicoo. Pemangku jabatan itu yang pertama adalah Tsukamoto dan yang terakhir adalah Hasegawa.