Titiek Sandhora

Penyanyi pop bernama asli Umijati, lahir di Bentar, Jawa Tengah pada 20 Januari 1954. Mulai merintis karirnya sebagai penyanyi semasa masih sekolah, aktif bersama sebuah group band di Solo. Pada tahun 1969 bersama ibunya, dari Solo hijrah ke Jakarta. Pada tahun ini awal penampilannya di TVRI dalam acara 'Hiburan'. Hingga tahun 1982 sudah ratusan acara di TVRI yang pernah ia isi, mulai dari Hiburan, Aneka Ria, Kamera Ria, Sejenak Bersama, Lagu Untuk Anda, HUT TVRI, Malam Tahun Baru, Malam Lebaran, Malam Natal, Operet Papiko, dll.

Bersama pasangan duetnya Muchsin Alatas, mulai memasuki dunia rekaman pada tahun 1970. Album perdananya Si Boncel ciptaan Yessy Wenas, album kedua Si Kumis ciptaan Mus K Wirya dan Merantau ciptaan Yasir Sam merupakan album ketiga. Dalam menyelesaikan rekaman album kedua dan ketiga, ia dibantu musisi-musisi A. Riyanto, Yasir Sam, Yessy Wenas, Enteng Tanamal, dll, yang tergabung dalam Band 4 Nada. Lagu-lagu yang pernah hits antara lain Adam dan Hawa dan Dunia Belum Kiamat yang merupakan ciptaan Hamieden. Awan Jingga (1970) merupakan film pertamanya. Film-film lain yang dibintanginya Dunia Belum Kiamat (1971), Si Janda Kembang (1974), Seruling Senja (1974), Surat Undangan (1975), Karena Penasaran (1977), dll. Bersama suaminya, Muchsin Alatas, dikaruniai tiga orang anak: Bobby, Baby, dan Bella.

Umijati, Bentar (Jawa Tengah), 20 Januari 1954. Nama Titiek Sandhora dalam blantika musik pop Indonesia ini sudah tidak asing lagi. Ia mulai merintis karirnya sebagai penyanyi semasa masih sekolah, di mana dia aktif bersama sebuah group band di Solo. Pada tahun 1969 bersama ibunya, dari Solo ia hijrah ke Jakarta.