Tio Le Soei

Seorang wartawan dan sastrawan Melayu Tionghoa angkatan lama, seorang pengarang dan dokumentator yang rapi. Tio Le Soei alias Tjoa Piet Bak merupakan pengarang peranakan Tionghoa yang mengangkat peristiwa yang dialami Pieter Erberveld dengan memberi keterangan "Satoe kejadian jang betoel di Betawi". Tio Le Soei menguraikan sepak terjang Belanda antara tahun 1618-1623 dan 1627-1629 dengan memberi gambaran lebih jelas tentang keadaan Betawi pada masa itu.

Dilahirkan di Pasar Baru, Betawi pada tahun 1890 dan meninggal pada 1984 di Jakarta. Ibunya seorang Tionghoa peranakan sedang ayahnya seorang sinkeh dari Hokkian atau Fukien selatan, Cina. Pendidikan formalnya mencakup di sekolah dasar Belanda swasta. Ia juga mempelajari bahasa Inggris, Jerman, dan tahu sedikit bahasa Tionghoa dan Perancis. Tio Le Soei merupakan seorang di antara banyak otodidak Tionghoa peranakan yang selain giat di bidang pers juga menulis cerita, drama, dan menterjemahkan buku-buku Eropa.

Karyanya yang pertama berjudul Sie Po Giok, merupakan novel anak-anak yang dianggap membawa terobosan besar dalam kesusasteraan Melayu Tionghoa. Hal ini dipengaruhi karena ceritanya yang memikat, bahasanya yang bermutu tinggi serta kualitas cetakannya yang bagus. Bahkan menurut seorang sastrawan Melayu Tionghoa, Nio Joe Lan, sejak terbitnya Sie Po Giok pada tahun 1912, tidak ada lagi sastra Indonesia Tionghoa yang menghasilkan sebuah cerita yang sesuai untuk bacaan kanak-kanak.

Pada umur 16 tahun, Tio Le Soei mulai berkecimpung dalam jurnalistik. Bergabung dengan beberapa media massa seperti pada harian Sinar Betawi (1905), harian Perniagaan (terbit: Betawi, 1907-1930) pada tahun 1905-1920, mingguan Liberty (1953-1956), dan sempat menjadi ketua Persatuan Wartawan Surabaya sejak 1953. Di Kalimantan ia dipercaya mengemudikan harian Pewarta Soerabaia (terbit: Surabaya, 1902-1942) sampai Jepang masuk. Kariernya sebagai wartawan dimulai sejak Sinar Betawi (1905), Perniagaan (1905-1920), Lay Po (1925), Pewara Soerabaja (1927-1942), dan Liberal (1953-1956).

Hasil karya Tio Le Soei baik asli gubahan maupun terjemahan antara lain Tjerita Sie Po Giok atawa Peroentoengannja satoe Anak Piatoe (Satoe Tjerita di Betawi), Hoa Siang In Kiok (Batavia, 1911), Tjerita Tem Poeti dan Meiradi Doea Tjerita Pendek, Jang Pertama kedjadian di Hindia Inggris dan Jang Kedua di Zwitserland (terjemahan Hoa Siang In Kiok, Batavia 1915), Harta Besar - Satoe Boekeoe jang bergoena boeat Orang-orang jang soeka madjoeken diri dalem Pergaoelan jang sopan (Tan Thian Soe, Batavia, 1915), Liem Gie Seng (Solo, 1916), Tatjana atawa Doeka lantaran Eilok Satoe Tjerita dari Golongan Ambtenaar-ambtenaar di Rusland (terjemahan, Hoa Siang In Kiok, Batavia, 1918,5 jilid), dan masih banyak lagi.