Thoorn Keeten

Nama lain untuk Menara Keeten. Bangunan ini termasuk tipe redoute atau thorn yang berlantai dua. Denahnya berbentuk segi lima, panjang setiap sisinya sekitar 2. 30 R. Roeden (8, 5 meter), sedangkan garis tengahnya 3 R. Roeden (11. 28 meter). Seperti halnya Thorn Wilgenburg, ukuran bagian kaki Menara Keeten lebih besar dari bagian badannya yang menurut F. de Haan, penulis Oud Batavia, keadaan seperti ini tidak memberikan peluang kepada pihak penyerang untuk melihat musuhnya.

Berdasarkan gambar denah, di dalam ruangan terdapat sebuah tiang bulat yang letaknya persis di tengah-tengah ruangan, sehingga ada kemungkinan tiang tersebut langsung menopang atap. Selain itu ada tangga naik ke lantai dua. Pada setiap sisi dinding (tembok) lantai dua terdapat dua buah jendela (fentilasi), makin ke dalam ukurannya makin kecil (menyempit) dan posisi lubangnya dibuat miring, sehingga pandangan dari luar benteng agak terhalang, sedangkan dari dalam penghuni benteng dapat dengan leluasa melihat ke luar benteng. Keadaan yang serupa terdapat juga pada Benteng Wilgenburg dan benteng menara di Pulau Bidadari, sehingga diduga memiliki fungsi yang sama yakni sebagai tempat senjata meriam. Lokasi dan keletakan benteng belum jelas, karena sumber yang menyebutkan hal itu belum ditemukan. AF Lancker menempatkan lokasinya di sebelah barat Benteng Rijswijk.