Thieubault, Gang

Terletak di Jl. Juanda III, orang Betawi sering mengejanya dengan Gang Tibo. Jalan yang kini hanya dihuni perkantoran, rumah makan, dan berbagai tempat bisnis lainnya, mengabadikan seorang Belanda, Alfred Thiebault. Memulai karir sebagai guru, ia kemudian menjadi pengelola klub hiburan militer Concordia di Lapangan Banteng (kini menyatu dengan Depkeu). Kemudian jadi pengelola Klub Hiburan elit Belanda, Harmonie dan kini bagian dari gedung Setneg.

Di Gang Thiebault terdapat toko roti Bogerien, yang kesohor di Jakarta sampai 1950-an. Di sini juga terdapat rumah makan Italia Chez Moria yang banyak didatangi anak-anak muda. Di dekatnya terdapat Masjid Kebon Kelapa. Di masjid ini, sejak 1940-an dikembangkan ajaran tarekat oleh KH Abdul Fatah. Di dekatnya terdapat Brendesch Laan (kini Jl. Batuceper). Kemudian Gang Bedeng. Bedeng berasal dari nama pengusaha es warga Belanda: Buddungh. Di Gang Bedeng tinggal seorang ahli fikih kenamaan, almarhum Habib Abdullah Shami Alatas. Banyak ulama Betawi yang berguru kepadanya, namun di kawasan ini sekarang hampir tidak terdapat lagi perumahan.