Tempayan Maranin Gayung

Ungkapan tradisional Betawi yang berisi nasihat dan sindiran kepada wanita yang mendatangi laki-laki. Seperti tempayan mendatangi gayung, adalah tidak wajar. Konteks pemakaian ungkapan tersebut mengenai hubungan laki-laki dengan perempuan. Tata krama pergaulan dalam hal kunjung-mengunjungi, biasanya yang datang berkunjung adalah yang laki-laki atau yang berkepentingan. Kalau yang datang berkunjung itu yang perempuan atau yang kurang berkepentingan maka orang akan mengatakan kepada perempuan tersebut seperti ungkapan di atas. Bisa juga misalnya seseorang yang memanggil dukun untuk diminta pertolongannya. Seharusnya orang tersebutlah yang mendatangi si dukun.