Teh

Komoditi barang dagangan terpenting dan paling banyak membawa keuntungan dari Batavia ke Cina. Setelah peristiwa pembantaian tahun 1740 di Batavia, kegiatan Cina pulih kembali. Gubernur Jenderal van Imhoff sendiri yang menekankan pentingnya perdagangan teh dengan Cina. Di Indonesia dikenal dua macam teh, yaitu varietas assamica dan varietas sinensis. Daunnya tunggal, lebar, berbentuk jorong dengan bagian tepi yang bergerigi. Pada varietas assamica daunnya agak besar dengan ujung yang runcing,sedangkan varietas sinensis daunnya lebih kecil dan ujungnya agak tumpul. Bunganya yang keluar dari ketiak daun, berwarna putih dan harum baunya. Buahnya adalah buah kotak, yang bila telah masak dan kering akan pecah sehingga bijinya jatuh ke tanah.

Teh berasal dari kawasan India bagian Utara dan Cina Selatan. Kini tumbuhan ini tersebar luas di daerah tropik dan subtropik, termasuk juga di Indonesia. Teh pada umumnya dibudidayakan di pegunungan, daerah perkebunan teh yang luas terdapat di Jawa Barat dan Sumatera Utara. Tumbuh baik di daerah-daerah yang agak lembab dengan curah hujan yang cukup banyak dan masa kering yang sangat pendek, struktur tanah yang subur, gembur dan agak asam. Sekalipun teh bisa tumbuh hampir di semua tempat pada ketinggian 200-2300 m dpl., tetapi mutu hasil terbaik diperoleh dari tanaman yang dihasilkan di antara ketinggian 700-1000 m dpl.

Perbanyakan tanaman dengan biji, setek, sambungan atau cangkokan. Bila keseragaman sifat diutamakan, misalnya pada perbanyakan tanaman hasil silangan, maka perbanyakan secara badaniah (selain biji) adalah yang paling tepat. Panen dilakukan dengan memetik kuncup daun pertama saja atau berikut beberapa helai daun muda yang ada di bawahnya. Pengolahan selanjutnya adalah pelayuan, penggulungan, pemeraman dan pengeringan. Pada pengolahan teh cara baru, daun teh tidak perlu dilayukan sehingga masa pengolahannya menjadi lebih singkat. Daun yang sudah dikeringkan kemudian dipisah-pisahkan menurut mutunya. Daun pucuk pertama menghasilkan teh yang terbaik. Teh tangkai yang lazim disebut bohea tergolong mutu yang terendah.