Taufik Abdullah

Sejarawan, ahli Peneliti Utama, LIPI, kelahiran Bukittinggi, 3 Januari 1936. Pendidikannya dimulai dari SD (1948), SLP (1951), SLA (1954), Jurusan Sejarah Fakultas Sastra & Kebudayaan UGM (1961), dan mendapat gelar M.A. (1967) dan Ph. D di Cornell University (1970). Pernah mengajar di UGM, UI, Pasca Sarjana lAIN dan di Universitas Wisconsin, Cornell, dan McGill. Disertasi gelar doktornya berjudul School and Politics: The Kaum Muda Novement in West Sumatra, diterbitkan oleh Universitas Cornell, 1971.

Ia menganggap sejarawan Indonesia masih terbelenggu pada asumsi-asumsi teoretis maupun primordial. Posisi sejarawan hendaknya netral, dan menjaga jarak dari sasaran penelitian, sehingga dapat memberi makna obyektif terhadap realitas. Pernah pula menjadi research fellow di beberapa lembaga penelitian, seperti NIAS (Belanda), ISEAS (Singapura), CSEAS (Kyoto), dan RS PacS-ANU (Australia). Bekas Direktur Leknas-LIPI dan Ketua HIPIS, tulisan-tulisan ilmiahnya diterbitkan di dalam dan di luar negeri antara lain Sejarah Lokal di Indonesia (Tintamas, 1974), Islam di Indonesia (UGM Press, 1979), Etos Kerja dan Pembangunan Ekonomi (LP3ES & Yayasan Obor, 1979), Trends and Perspectives of Social Science in Indonesia. Bukunya, Islam dan Masyarakat terpilih sebagai buku terbaik ilmu sosial 1987 oleh Yayasan Buku Utama.