Tatiek Maliyati

Penulis skenario dan pemain film, lahir di Surabaya, 10 November 1934, beragama Islam. Pendidikan SLA, kemudian melanjutkan ke ATNI (1956-1960), belajar teater pada Carnegie-Tech, Pittsburgh, USA (1960-1961). Sebelum terjun ke dunia film, dikenal sebagai pemain sandiwara ATNI. Untuk pertama kalinya bermain di atas panggung lewat Keluarga Gerilya.

Dunia film dimasukinya tahun 1957, bermain dalam mm produksi Safina Persari Anakku Sajang. Main bersama aktor yang lebih dulu terkenal, Menzano lewat produksi Perfini Djendral Kantjil (1958). Selanjutnya dalam Titian Serambut Dibelah Tudjuh (1959) dan Balada Kota Besar (1963). Tahun 1969 memimpin produksi ke IV DPFN, Nyi Ronggeng. Dia menulis skenario yang salah satunya Cinta Abadi (1976). Di luar dunia film isteri sutradara W Sihombing ini mengajar Seni Peran dan Penulisan Naskah Drama di IKJ. Sebagai Komisaris PH: PT Wahyutama Audio Visual dan PT. Sirapitulas Graha Sinema. Penghargaan Perfilman Suryo Sumanto dari Dewan Film Nasional diterimanya pada tahun 1990. Calon pemenang Citra untuk skenario dalam Jangan Ambil Nyawaku (1981) pada FFI 1982 ini adalah Ketua Dewan Juri pada FFI 1983 dan 1992.

Filmografi: Anakku Sajang (1957, peran pembantu), Djendral Kantjil (1958, peran utama), Asrama Dara (1958, peran pembantu), Titian Serambut Dibelah Tudjuh (1959, peran utama), Iseng (1959, peran pembantu), Mak Tjomblang (1960, peran pembantu), Ballada Kota Besar (1963, produser + pemain), Cinta Abadi (1976, skenario), Rahasia Seorang Ibu (1977), Gersang Tapi Damai (1977), Kemilau Kemuning Senja (1980), Jangan Ambil Nyawaku (1981), Penginapan Bu Broto (1987), Putihnya Duka Kelabunya Bahagia (1989, peran pembantu) dll. Sinetron: Losmen (1985-1987), Dr. Sartika (1989-1991), Kehangatan (1996), dll.