Tanjung

Pohon yang termasuk suku Sapotaceae (sawo-sawoan), bernama ilmiah Mimusops elengi. Pohon ini bertajuk lebat berbentuk bulat telur, sering dimanfaatkan sebagai pelindung atau hiasan. Tingginya dapat mencapai 15-25 meter, dengan ciri-ciri sebagai berikut: daun seperti kulit, berbentuk bulat telur; bunga berwarna putih, baunya harum yang muncul pacta ketiak daun; buah bulat telur, jika masih muda berwarna hijau apabila sudah tua merah kekuningan; daging buah berwarna merah kekuningan, rasanya manis, bau harum, dan enak dimakan, bijinya berwarna cokelat tua dan keras.

Pohon tanjung yang tumbuh di daerah pada ketinggian 400 meter di atas permukaan laut ini, merniliki beragam kegunaan, antara lain: pepagan, biji, dan bunganya mengandung saponin (zat penghasil busa dan antiseptik); bunganya digunakan sebagaiparfum; ranting berfungsi sebagai bahan penyegar, adapun rebusan rantingnya berkhasiat sebagai obat demam dan diare; campuran pepagan dan pepagan asam berfungsi sebagai penghalus kulit; dan daunnya digunakan sebagai tapel untuk menyembuhkan sakit kepala atau obat infeksi di hidung dan obat sariawan di mulut. Di Jakarta, salah satu toponim yang menggunakan nama tanaman ini adalah Jl. Tanjung, yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.