TANJUNG PRIOK

Nama salah satu kecamatan di Jakarta Utara. Tanjung Priok merupakan kota pelabuhan terbesar di Indonesia yang terletak sekitar 11 km sebelah utara Kota Jakarta. Asal mula nama Tanjung Priok berasal dari sebuah cerita. Pada zaman dulu, tibalah seorang Syekh di Pelabuhan Sunda Kelapa. Ia baru kembali dari tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Syekh tersebut singgah di pelabuhan yang tidak ia ketahui namanya, setelah melihat-lihat kondisi lingkungan tempat tersebut ia memutuskan untuk menyebarkan agama Islam di tempat tersebut. Ia pun datang kembali ke tempat tersebut pada lain waktu. Ia memberikan tanda di tempat tersebut dengan jalan menanam periuk (tempat menanak nasi) di bawah pohon tanjung yang terdapat di pelabuhan tersebut. Oleh sebab itu, hingga saat ini tempat itu disebut sebagai Pelabuhan Tanjung Periuk.

Saat ini sebagian besar penduduk di Tanjung Priok menjadi pegawai atau pekerja pada berbagai jawatan pelabuhan atau perusahaan perkapalan. Di pelabuhan ini terdapat beberapa perusahaan perkapalan nasional terbesar, diantaranya Jakarta Lloyd, Pelni, dan Inaco. Disamping itu banyak terdapat pedagang-pedagang kecil dipasar, dan toko-toko milik pedagang Tionghoa. Rencana kedepan Tanjung Priok akan dikembangkan sebagai kawasan industri, mengingat fungsinya sebagai kota pelabuhan.

Di pelabuhan ini dapat berlabuh 5 atau 6 kapal. Dari sini ada hubungan kereta api dengan Stasiun Priok, sehingga barang-barang dari kapal segera dapat dimuat dikereta api dan dikirim ke tempat-tempat lain. Tanjung Priok mempunyai 3 tempat berlabuh. Di tempat itu kapal-kapal berderet-deret menunggu waktu berangkat. Di pangkalan sibuk, alat-alat bermotor pengangkut barang lalu lalang membawa muatan ke kapal atau sebaliknya. Barang dari kapal yang tidak terus diangkat keluar pelabuhan disimpan di gudang-gudang yang letaknya sepanjang pelabuhan. Kesibukan di pangkalan memuncak menjelang keberangkatan kapal, karena para penumpang datang diantar keluarga atau handai taulan. Namun demikian seperti halnya di kota pantai lainnya, Tanjung Priok menghadapi bahaya penyakit malaria. Berkat usaha jawatan kesehatan setempat penyakit tersebut berangsur-angsur lenyap.