Tanjung Priok, Stasiun

Stasiun pertama yang terletak di dermaga pelabuhan dalam pertama, berangka tahun 1885. Jalur yang dibangun ketika proyek pembangunan tahun 1877, diambil alih oleh SS disesuaikan untuk pengangkutan penumpang dari dan ke kapal angkut. Pada tanggal 2 November 1885 jalur itu disempurnakan dengan membangun stasiun baru. Pembukaan stasiun baru berlangsung pada tanggal 6 April 1925. Pada tahun itu digunakan jalur kereta api listrik pertama di Hindia Belanda dari Meester Cornelis ke Tanjung Priok. Tanggal 6 April 1925 merupakan hari Jubileum 50 tahun perayaan SS.

Stasiun Tanjung Priok merupakan stasiun utama yang monumental dengan 8 jalur, dirancang oleh CWo Koch, insinyur kepala SS, dan dibangun oleh Holland Beton atap penutup dari beton. Atap peron yang besar, dipasok oleh pabrik Braat dari Surabaya, adalah yang terbesar yang pernah dibuat di Hindia Belanda dan setara dengan Stasiun Pusat Amsterdam (Amsterdam Central Station atau Amsterdam CS). Stasiun itu didekor oleh pemsahaan konstruksi SS yang sekaligus perancangnya, berukuran 39,5 x 190 m membutuhkan ribuan ton besi konstruksi. Bentuk atapnya mirip dengan Stasiun Pusat Amsterdam. Pada pembukaannya dilakukan selamatan untuk seluruh karyawan dan pekerja yang terlibat dalam pembangunannya. Dua kepala kerbau ditanam di kedua sisi stasiun itu.