Tanjung Kait, Klenteng

Klenteng yang digunakan untuk menyembah dewa Da-bo-gong. Klenteng ini sudah ada sejak sekitar tahun 1792. Tempat pemujaan Tionghoa yang terletak di pantai sebelah barat Kota Jakarta, kira-kira 30 km. Klenteng yang dibangun oleh masyarakat Fujian selatan ini, memuja dewa-dewi khusus, seperti Qing-shui zushi. Klenteng Tanjung Kait cenderung berkhas Jawa dan menggambarkan pembauran antara kultus pendatang Tionghoa dengan kepercayaan pribumi. Pemuja pribumi dan orang Tionghoa (juga orang Tionghoa totok) kadang terlihat berziarah bersama.