Tambun

Salah satu dari sekian banyak tanah partikelir yang bertebaran di Bekasi. Petani Tambun juga banyak mengalami ketidakadilan, diantaranya kerbau penduduk dicuri oleh tuan tanah dan dimasukkan ke kandangnya di Kedung Gedeh untuk dijual. Para petani yang tidak bisa membayar hutang harus melepaskan kerbaunya, dan contingenten yang dipungut sampai 50%. Perjuangan petani berawal dari keinginan untuk merebut tanah dari tuan tanah. Dipimpin oleh Bapak Rama atau Pangeran Alibasah dari Citayem, Depok. Akibatnya asisten residen, seorang dokter Jawa yang bertugas di Tambun, dan 7 orang lainnya terbunuh pada peristiwa tersebut.