REFORMASI, GEREJA

Gereja yang anggotanya para tawanan Portugis yang miskin dan dijadikan budak belian oleh Belanda. Kebanyakan adalah keturunan India dan orang Bengal serta Srilangka yang diberi kebebasan dengan syarat menjadi anggota Gereja Reformasi. Oleh karena itu, mereka disebut Mardijker atau orang yang dimerdekakan.

Mereka hampir semua menjadi orang Protestan, meskipun bagi beberapa generasi, perpindahan itu bersifat dangkal saja. Setiap waktu seorang imam Katolik dengan diam-diam singgah di Batavia dan merayakan Misa Kudus, sehingga orang Mardijker berbondong-bondong ikut serta. Hal ini hanya mungkin di daerah pinggiran Batavia atau dalam wilayah kekuasaan Sultan Banten yang lebih toleran itu. Karena alasan inilah, Dewan Gereja Reformasi Batavia terus mendesak pemerintah, supaya melarang para pastor yang di kemudian hari menjadi termasyhur yaitu Gils d'Abreu dan Alexander de Rhodes. Tahun 1884 Dewan gereja ini membeli rumah de Klerk yang didiami oleh aWi waris Miera dan digunakan sebagai panti asuhan yatim piatu hingga tahun 1900.