RAMADHAN KH

Sastrawan, lahir di Bandung, 16 Maret 1927 dan meninggal di Capetown, Afrika Selatan, 15 Maret 2006. Pernah kuliah sebentar di Institut Teknologi Bandung, kemudian pindah ke Akademi Dinas Luar Negeri (tidak tamat). Pernah bekerja di Sticusa di Amsterdam, sambil mengikuti kuliah jurnalistik dan mengambil pelajaran bahasa Spanyol (1952-1953). Pernah menjadi redaktur Kisah (1955-1957), wartawan LKBN Antara, redaktur Siasat, redaktur Siasat Baru, redaktur Budaya Jaya (1972-1979), anggota Dewan Kesenian Jakarta (1981-1974), dan Direktur Pelaksana DKJ (1977). Tahun 1972 mengikuti Festival Penyiar International di Rotterdam dan tahun 1973 mewakili Indonesia dalam Kongres Penyair Sedunia Taipei, Taiwan. Selain itu, ia pernah bermukim di El Saler, Valencia, Spanyol (1954), Paris (1974-1976), Los Angeles, Jenewa (1984), dan Bonn, Jerman (1986-1990).

Kumpulan sajaknya: Priangan Si Jelita (1958; juga terbit dalam bahasa Perancis), mendapat hadiah Sastra Nasional BMKN 1957/1958; novelnya, Royan Revolusi (1970), menggondol hadiah sayembara Ikapi/UNESCO 1968 (1970; juga terbit dalam bahasa Perancis); novelnya yang lain Kemelut Hidup(1976; difilmkan oleh Asrul Sani tahun 1978) dan Keluarga Permana (1978), mendapat hadiah Sayembara Mengarang Roman DKI tahun 1974 dan 1976. Karya lainnya: Antologie Bilingue de la Poesie Indonesienne Contemporaine (ed. bersama Ajip Rosidi, 1972), Kuantar ke Gerbang: Kisah Cinta Ibu Inggit dengan Bung Karno (1981), Gelombang Hidupku: Dewi Dja dari Dardanella (1982), E.A. Kawilarang: Untuk Sang Merah Putih (1988), Menguak Duniaku: Kisah Sejati Kelainan Seksual (bersama R. Prie Prawirakusumah, 1988), dan Soeharto: Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya (bersama G. Dwipayana, 1988). Ia juga banyak mengindonesiakan karya pengarang Spanyol, Frederico Garcia Lorca (1898-1939), dan Romansa Kaum Gitana (ks, 1976).