RACHMAT KARTOLO

Penyanyi dan aktor. Lahir di Jakarta, 13 Maret 1938 dan meninggal di Jakarta, 18 September 2001 Berlatar pendidikan teater, tapi lebih besar perhatiannya kepada dunia musik. Di bidang musik, ia termasuk tokoh 1960-an, dari suatu masa yang sedang berkembang untuk mencari bentuk musik pop Indonesia, akibat pidato Bung Karno yang melarang musik pop berbahasa Inggris yang konon identik dengan kebudayaan Barat. Ketika ia hadir dengan lagu pertamanya, Patah Hati, memang banyak tanggapan. Padahal, Patah Hati sendiri melodi dan harmoninya tak kurang sama dengan lagu-lagu country umumnya. Yang mengejutkan adalah lagu Patah Hati mencatat dua kali laris di pasar. Yang pertama terjadi tahun 1963, dan yang kedua terjadi pada 21 tahun kemudian. Diberitakan dalam banyak media pers, bahwa Rachmat menerima sebuah bonus mobil untuk perjualan Patah Hati tahun 1984 itu. Ia menaruh rasa terima kasih kepada Adikarso, bukan saja karena telah mengantarnya ke dunia rekaman.

Ia mulai bermain musik sebagai penabuh bongo dalam band yang dibina oleh Adikarso dan muncul dalam banyak kesempatan di Wisma Nusantara (Harmoni). Ketika Mas Jos membuka perusahaan rekaman Irama, Adikarso ditarik di sana, dan pada saat itulah Rachmat diberi kesempatan merekam lagu-lagunya. Selain Patah Hati yang amat popular, muncul lagu seperti Kunanti Jawabmu dan Pusara Cinta. Wim Umboh sangat tertarik pada lagu Patah Hati, maka datanglah ia kepada Rachmat mengajaknya main film. Tetapi film pertamanya adalah Kunanti Jawabmu -judul lain lagunya. Sebagai aktor, ia menunjukkan bakat yang menonjol, terutama untuk film-film yang dibintanginya sejak 1970-an ke 1980-an. Pada 1975 ia membuka perusahaan film sendiri, bernama PT Mafin Film. Lalu pada 1978 ia mulai memasuki bidang penyutradaraan melalui Tengkorak Hitam.