PUTRI KEONG

Cerita rakyat Betawi, yang mengisahkan tentang seorang anak yatim yang hidup dalam kemiskinan bersama ibunya. Namun setelah ibunya meninggal ia menjadi anak yatim piatu yang harus tetap membayar uang sewa tanah. Anak itu bekerja keras tak kenal lelah hingga pada akhirnya menemukan seekor keong yang kemudian dibawanya pulang ke rumah. Ternyata keong tadi merupakan jelmaan dari seorang bidadari yang dikutuk. Pada akhir cerita akhirnya bidadari itu menjadi istri dari anak yatim piatu itu dan kemudian mempunyai seorang anak perempuan. Pada akhirnya sang bidadari pergi kembali ke kayangan meninggalkan suaminya (anak yatim piatu) dan anak perempuannya. Tokoh cerita terpenting adalah Ceceng. Konteks dari cerita Puteri Keong ini ialah tentang seorang anak yatim piatu yang hidupnya miskin namun suka bekerja keras dan pada akhirnya beristri seorang bidadari. Semangat atau pesan yang disampaikan adalah hendaklah manusia selalu bekerja keras dalam hidupnya.