Pur Pur

Lagu iringan permainan anak-anak pada zaman Hindia Belanda, terutama di kota Betawi (Jakarta). Lagu atau melodinya tidak tetap dan dapat mempergunakan berbagai macam lagu sederhana. Adapun syair lagunya sebagai berikut:

Pur pur si dapur,

Si dapur dawe-dawe,

Saudi saudi,

Siri tampin sentok belok,

Goyang goyang nene ponggo,

Ne' ponggo' mati akarnya,

Cabut golok pontang,

Tabas tebu sebatang,

Lemparin anak macan,

Abrakadabra!

Jalannya permainan sebagai berikut: dua orang anak atau lebih saling berpegangan jari, dan selalu berganti-ganti sehingga terjadilah berbagai macam bentuk. Salah seorang diantara mereka menyanyikan syair di atas. Mengenai kata abrakadabra dalam kalimat terakhir syair tersebut, tidak diketahui maksud yang sebenarnya. Kata abrakadabra yang dikenal secara universal, adalah satu kata bertuah atau formula sakti (magic formula) yang dipakai dalam jampi-jampi pendukunan, guna menyembuhkan penyakit demam dan panas dan kadangkala juga untuk penolak bala. Orang yang sakit atau mohon perlindungan ghaib itu, disuruh memakai jimat yang dikalungkan di leher, dan pada jimat itu tertera tulisan seperti berikut:

ABRACADABRA

ABRACADABR

ABRACADAB

ABRACADA

ABRACAD

ABRACA

ABRAC

ABRA

ABR

AB

A

Dalam pemikiran mereka, penyakit itu akan berangsur-angsur hilang dengan berkurangnya kata-kata abrakadabra itu.